3 Rumah Terbakar, Petugas TPS Hentikan Proses Pilkada Selama 1 Jam
Rabu, 09 Desember 2020 - 13:04 WIB
loading...
3 Rumah Terbakar, TPS Hentikan Pilkada Selama 1 Jam
A
A
A
MOJOKERTO - Tiga rumah di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto , Rabu (9/12/2020) pagi terbakar hebat.
Diduga sumber api berasal dari lokasi home industri sepatu yang cepat merambat kedua rumah yang berada di sekitarnya.
Akibat kebakaran tersebut sempat membuat proses pencoblosan di TPS 3 Pilkada Kabupaten Mojokerto yang tak jauh dari lokasi kejadian terhenti sementara selama lebih kurang 1 jam.
Kobaran api ketiga rumah tersebut membuat warga yang akan menyalurkan suaranya dalam Pilkada dan petugas TPS panik.
Warga tidak dapat berbuat banyak untuk memadamkan api karena pusat kobaran api penuh dengan tumpukan lem yang mudah terbakar.
Api terus membesar dan warga yang panik langsung mengeluarkan sejumlah barang berharga dan bahan baku sepatu untuk diselamatkan agar api tidak semakin besar.
"Diduga kobaran api berasal dari home industri sepatu milik Jaelani. Saat itu Jaelani sedang mencampur bahan lem dengan bahan lain yang berdekatan dengan kompor. Saat itulah tiba-tiba meledak dan api dengan cepat membakar rumah," ungkap Kepala Desa Kintelan Siswanto.
Diduga sumber api berasal dari lokasi home industri sepatu yang cepat merambat kedua rumah yang berada di sekitarnya.
Akibat kebakaran tersebut sempat membuat proses pencoblosan di TPS 3 Pilkada Kabupaten Mojokerto yang tak jauh dari lokasi kejadian terhenti sementara selama lebih kurang 1 jam.
Kobaran api ketiga rumah tersebut membuat warga yang akan menyalurkan suaranya dalam Pilkada dan petugas TPS panik.
Warga tidak dapat berbuat banyak untuk memadamkan api karena pusat kobaran api penuh dengan tumpukan lem yang mudah terbakar.
Api terus membesar dan warga yang panik langsung mengeluarkan sejumlah barang berharga dan bahan baku sepatu untuk diselamatkan agar api tidak semakin besar.
"Diduga kobaran api berasal dari home industri sepatu milik Jaelani. Saat itu Jaelani sedang mencampur bahan lem dengan bahan lain yang berdekatan dengan kompor. Saat itulah tiba-tiba meledak dan api dengan cepat membakar rumah," ungkap Kepala Desa Kintelan Siswanto.
Lihat Juga :