Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara Itu Kini Jadi Sentra Kuliner, Yuk Intip Sajiannya
Rabu, 09 Desember 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Miris, Gadis-gadis Seksi yang Masih Belia Dijual Jadi Pemuas Napsu Lelaki Hidung Belang )
Dicontohkannya, ketika warga dilatih sekali saja dalam membuat batik dan membuat sepatu, mereka langsung bisa dan kreativitasnya langsung berkembang. "Masakan di sentra kuliner Dolly enak-enak, seperti Rawon Dolly milik Jarwo ini, enak sekali. Itulah kenapa UMKM di sini cepat berkembang," katanya.
Ia pun melihat skill dan kecerdasan mereka harus bisa dieksplore lebih jauh. Makanya, dia pun mengajak kepada jajarannya dan juga warga di eks lokalisasi Dolly itu untuk bergerak dan berusaha.
Nama SWK Studio sendiri diambil karena dulu ini bekas wisma studio. Nantinya setelah pandemi COVID-19 ini berakhir, ia berharap SWK ini bisa buka 24 jam nonstop, karena memang traffic lalu lintas di jalan itu sangat tinggi. "Kemarin itu pukul 19.00 WIB sudah habis dagangan mereka, mungkin hari ini mereka menyiapkan dagangannya lebih banyak," jelasnya.
Dicontohkannya, ketika warga dilatih sekali saja dalam membuat batik dan membuat sepatu, mereka langsung bisa dan kreativitasnya langsung berkembang. "Masakan di sentra kuliner Dolly enak-enak, seperti Rawon Dolly milik Jarwo ini, enak sekali. Itulah kenapa UMKM di sini cepat berkembang," katanya.
Ia pun melihat skill dan kecerdasan mereka harus bisa dieksplore lebih jauh. Makanya, dia pun mengajak kepada jajarannya dan juga warga di eks lokalisasi Dolly itu untuk bergerak dan berusaha.
Nama SWK Studio sendiri diambil karena dulu ini bekas wisma studio. Nantinya setelah pandemi COVID-19 ini berakhir, ia berharap SWK ini bisa buka 24 jam nonstop, karena memang traffic lalu lintas di jalan itu sangat tinggi. "Kemarin itu pukul 19.00 WIB sudah habis dagangan mereka, mungkin hari ini mereka menyiapkan dagangannya lebih banyak," jelasnya.
Lihat Juga :