Pura Ponjok Batu Buleleng Sambut Program We Love Bali
Senin, 07 Desember 2020 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Hari kedua pelaksanaan program "We Love Bali" yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) peserta diajak mengunjungi pura yang eksotik tersebut.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani mengatakan, dalam upaya memperbaiki kondisi ekonomi yang terpuruk selama pandemi COVID-19 dan dalam rangka membangkitkan pariwisata Bali, Pemerintah Daerah Bali melalui Tim Percepatan Pemulihan Pariwisata Bali yang didukung dan dibiayai penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Enonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan program 'We Love Bali'.
"Dimana masyarakat lokal diundang dan dibiayai untuk berlibur serta menikmati daya tarik wisata Bali sekaligus diperkenalkan dan mendapatkan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE, yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment friendly (ramah lingkungan)," ujar Rizki, Senin (7/12/2020). (Baca: Kapolres Tasikmalaya Pegangi Anggota yang Takut Disuntik).
Dikatakan, implementasi penerapan CHSE melalui program ‘We Love Bali’ ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk hotel, usaha perjalanan wisata, usaha transport, pemandu wisata, restoran, daerah tujuan wisata, UMKM dan lain sebagainya. "Kegiatan ini bertujuan memperbaiki kondisi ekonomi yang terpuruk selama pandemi COVID-19 dan dalam rangka membangkitkan pariwisata Bali," sebutnya.
"Pelaksanaan protokol kesehatan juga dilakukan dengan ketat di setiap daya tarik wisata yang dikunjungi, seperti wajib mengikuti pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan sebelum memasuki daya tarik wisata, menggunakan handsanitizer, mengenakan masker, dan menjaga jarak saat berkunjung ke destinasi wisata," pungkasnya.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani mengatakan, dalam upaya memperbaiki kondisi ekonomi yang terpuruk selama pandemi COVID-19 dan dalam rangka membangkitkan pariwisata Bali, Pemerintah Daerah Bali melalui Tim Percepatan Pemulihan Pariwisata Bali yang didukung dan dibiayai penuh oleh Kementerian Pariwisata dan Enonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan program 'We Love Bali'.
"Dimana masyarakat lokal diundang dan dibiayai untuk berlibur serta menikmati daya tarik wisata Bali sekaligus diperkenalkan dan mendapatkan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE, yaitu cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment friendly (ramah lingkungan)," ujar Rizki, Senin (7/12/2020). (Baca: Kapolres Tasikmalaya Pegangi Anggota yang Takut Disuntik).
Dikatakan, implementasi penerapan CHSE melalui program ‘We Love Bali’ ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk hotel, usaha perjalanan wisata, usaha transport, pemandu wisata, restoran, daerah tujuan wisata, UMKM dan lain sebagainya. "Kegiatan ini bertujuan memperbaiki kondisi ekonomi yang terpuruk selama pandemi COVID-19 dan dalam rangka membangkitkan pariwisata Bali," sebutnya.
"Pelaksanaan protokol kesehatan juga dilakukan dengan ketat di setiap daya tarik wisata yang dikunjungi, seperti wajib mengikuti pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan sebelum memasuki daya tarik wisata, menggunakan handsanitizer, mengenakan masker, dan menjaga jarak saat berkunjung ke destinasi wisata," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :