Suka Cita Abah Entis dan Keluarga Terima Bantuan Handphone Baru dari MNC Peduli
Kamis, 03 Desember 2020 - 19:17 WIB
loading...
Abah Entis dan keluarga suka cita menerima bantuan handphone baru untuk berjualan pulsa dari MNC Peduli, Kamis (3/12/2020). SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Suka cita terpancar dari raut Abah Entis dan keluarga saat MNC Peduli menyerahkan bantuan berupa handphone baru yang akan digunakan Abah Entis untuk mencari nafkah, yaitu berjualan pulsa.
Ditemani putri dan cucunya, pria berusia 70 tahun itu dijemput dan didampingi MNC Peduli menuju sebuah toko handphone di kawasan Banjaran, Kabupaten Bandung , Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Apresiasi Penanganan COVID-19, MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk RSUD Soreang)
![Suka Cita Abah Entis dan Keluarga Terima Bantuan Handphone Baru dari MNC Peduli]()
Abah Entis memilih sendiri handphone yang diinginkannya. Tidak hanya handphone baru, MNC Peduli pun memberikan bantuan top up pulsa karena handphone barunya itu akan digunakan Abah Entis untuk berjualan pulsa. (Baca juga: Tenaga Medis-Pegawai Puskesmas Banjaran Kota Sumringah Terima Bantuan MNC Peduli)
Selesai berbelanja handphone baru dan top up pulsa, MNC Peduli pun kemudian mengantarkan Abah Entis dan keluarganya itu ke kediamannya di Kampung Sirah Ranca RT 004 RW 009, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.
![Suka Cita Abah Entis dan Keluarga Terima Bantuan Handphone Baru dari MNC Peduli]()
"Abah senang dan sangat berterima kasih kepada MNC Peduli karena Abah bisa kembali mencari nafkah setelah 7 bulan tidak bisa ngojek akibat ditabrak orang," ungkap Abah Entis sambil menunjukkan kakinya yang belum bisa berjalan normal akibat kecelakaan itu.
Pria bernama lengkap Entis Sutisna itu mengakui bahwa handphone barunya itu akan digunakan untuk berjualan pulsa. Menurutnya, kondisi kakinya yang masih sakit ditambah motornya yang sudah dijual untuk menutupi biaya hidup selama tidak bekerja membuat dirinya tak bisa lagi menjadi tukang ojek.
"Kaki Abah masih sakit dan motor sudah dijual untuk biaya makan karena tidak ada penghasilan lain, makanya Abah putuskan untuk berjualan pulsa," ungkapnya.
"Semoga dengan adanya handphone baru ini, Abah dan keluarga bisa melanjutkan hidup karena handphone yang lama pun sudah rusak saat kecelakaan," sambung Abah Entis lirih.
Sambil bercucuran air mata, istri Abah Entis, Maria pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada MNC Peduli. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berharga dan menolong keluarganya.
Maria mengaku, selama Abah Entis tidak bekerja, dirinya ikut membantu mencari tambahan penghasilan dengan mencari dan menjual barang rongsokan, agar bisa menyambung hidup di tengah kondisi yang serba sulit akibat pandemi COVID-19.
Ditemani putri dan cucunya, pria berusia 70 tahun itu dijemput dan didampingi MNC Peduli menuju sebuah toko handphone di kawasan Banjaran, Kabupaten Bandung , Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Apresiasi Penanganan COVID-19, MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk RSUD Soreang)

Abah Entis memilih sendiri handphone yang diinginkannya. Tidak hanya handphone baru, MNC Peduli pun memberikan bantuan top up pulsa karena handphone barunya itu akan digunakan Abah Entis untuk berjualan pulsa. (Baca juga: Tenaga Medis-Pegawai Puskesmas Banjaran Kota Sumringah Terima Bantuan MNC Peduli)
Selesai berbelanja handphone baru dan top up pulsa, MNC Peduli pun kemudian mengantarkan Abah Entis dan keluarganya itu ke kediamannya di Kampung Sirah Ranca RT 004 RW 009, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

"Abah senang dan sangat berterima kasih kepada MNC Peduli karena Abah bisa kembali mencari nafkah setelah 7 bulan tidak bisa ngojek akibat ditabrak orang," ungkap Abah Entis sambil menunjukkan kakinya yang belum bisa berjalan normal akibat kecelakaan itu.
Pria bernama lengkap Entis Sutisna itu mengakui bahwa handphone barunya itu akan digunakan untuk berjualan pulsa. Menurutnya, kondisi kakinya yang masih sakit ditambah motornya yang sudah dijual untuk menutupi biaya hidup selama tidak bekerja membuat dirinya tak bisa lagi menjadi tukang ojek.
"Kaki Abah masih sakit dan motor sudah dijual untuk biaya makan karena tidak ada penghasilan lain, makanya Abah putuskan untuk berjualan pulsa," ungkapnya.
"Semoga dengan adanya handphone baru ini, Abah dan keluarga bisa melanjutkan hidup karena handphone yang lama pun sudah rusak saat kecelakaan," sambung Abah Entis lirih.
Sambil bercucuran air mata, istri Abah Entis, Maria pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada MNC Peduli. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berharga dan menolong keluarganya.
Maria mengaku, selama Abah Entis tidak bekerja, dirinya ikut membantu mencari tambahan penghasilan dengan mencari dan menjual barang rongsokan, agar bisa menyambung hidup di tengah kondisi yang serba sulit akibat pandemi COVID-19.
Lihat Juga :