Tenaga Medis-Pegawai Puskesmas Banjaran Kota Sumringah Terima Bantuan MNC Peduli
Kamis, 03 Desember 2020 - 17:18 WIB
loading...
Para tenaga medis dan pegawai Puskesmas Banjaran Kota sumringah saat menerima bantuan dari MNC Peduli, Kamis (3/12/2020). SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - MNC Peduli mengapresiasi dan membantufasilitas layanan kesehatan setingkat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kabupaten Bandung , Jawa Barat.
Selesai menyalurkan bantuan kepada pihak RSUD Soreang, MNC Peduli kemudian menyambangi Puskesmas Banjaran Kota untuk menyalurkan bantuan serupa berupa permen pelega tenggorokan, makanan sehat, dan air mineral untuk tenaga medis dan pegawai di Puskesmas Banjaran Kota di Jalan Pajagalan Nomor 18, Banjaran, Kabupaten Bandung, Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Apresiasi Penanganan COVID-19, MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk RSUD Soreang)
Kepedulian dan wujud apresiasi MNC Peduli kepada Puskesmas Banjaran Kota dalam upaya penanganan COVID-19 itu pun disambut sumringah para tenaga medis dan pegawai Puskesmas Banjaran Kota. Bahkan, mereka langsung mencicipi sejumlah paket bantuan MNC Peduli tersebut. (Baca juga: MNC Peduli Kolaborasi dengan Pemprov DKI dan APJATEL Sediakan Internet Gratis di RPTRA Bahari)
"Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada MNC Peduli, mudah mudahan ini menjadi support bagi teman-teman, khususnya tenaga kesehatan di Puskesmas kami," ungkap Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Banjaran Kota, Abdul Muhyi, S.Kep seusai menerima bantuan.
Menurut dia, bantuan yang diberikan MNC Peduli sangat berguna bagi para tenaga medis, termasuk pegawai Puskesmas Banjaran Kota. Apalagi, kata Abdul Muhyi, di tengah situasi pandemi COVID-19, para tenaga medis memerlukan dukungan dari semua pihak. "Bantuan ini sangat bermanfaat, sehingga teman-teman, khususnya tenaga kesehatan dapat tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi ini," katanya.
Lebih lanjut Abdul Muhyi mengakui bahwa pandemi COVID-19 memaksa pihaknya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, seperti mengubah alur pelayanan dengan memisahkan pasien yang terindikasi menderita penyakit infeksius dan tidak. "Di tengah pandemi ini, mau tidak mau, suka tidak suka kita mengubah alur pelayanan. Kita harus pisahkan mana yang infeksius mana yang tidak, ini untuk meningkatkan pelayanan, terutama untuk pencegahan COVID-19," terangnya.
Selesai menyalurkan bantuan kepada pihak RSUD Soreang, MNC Peduli kemudian menyambangi Puskesmas Banjaran Kota untuk menyalurkan bantuan serupa berupa permen pelega tenggorokan, makanan sehat, dan air mineral untuk tenaga medis dan pegawai di Puskesmas Banjaran Kota di Jalan Pajagalan Nomor 18, Banjaran, Kabupaten Bandung, Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Apresiasi Penanganan COVID-19, MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk RSUD Soreang)
Kepedulian dan wujud apresiasi MNC Peduli kepada Puskesmas Banjaran Kota dalam upaya penanganan COVID-19 itu pun disambut sumringah para tenaga medis dan pegawai Puskesmas Banjaran Kota. Bahkan, mereka langsung mencicipi sejumlah paket bantuan MNC Peduli tersebut. (Baca juga: MNC Peduli Kolaborasi dengan Pemprov DKI dan APJATEL Sediakan Internet Gratis di RPTRA Bahari)
"Saya mengucapkan terima kasih sekali kepada MNC Peduli, mudah mudahan ini menjadi support bagi teman-teman, khususnya tenaga kesehatan di Puskesmas kami," ungkap Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Banjaran Kota, Abdul Muhyi, S.Kep seusai menerima bantuan.
Menurut dia, bantuan yang diberikan MNC Peduli sangat berguna bagi para tenaga medis, termasuk pegawai Puskesmas Banjaran Kota. Apalagi, kata Abdul Muhyi, di tengah situasi pandemi COVID-19, para tenaga medis memerlukan dukungan dari semua pihak. "Bantuan ini sangat bermanfaat, sehingga teman-teman, khususnya tenaga kesehatan dapat tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi ini," katanya.
Lebih lanjut Abdul Muhyi mengakui bahwa pandemi COVID-19 memaksa pihaknya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, seperti mengubah alur pelayanan dengan memisahkan pasien yang terindikasi menderita penyakit infeksius dan tidak. "Di tengah pandemi ini, mau tidak mau, suka tidak suka kita mengubah alur pelayanan. Kita harus pisahkan mana yang infeksius mana yang tidak, ini untuk meningkatkan pelayanan, terutama untuk pencegahan COVID-19," terangnya.
Lihat Juga :