Bank BJB Alokasikan Capek Rp800 Miliar untuk Infrastuktur Digital

Kamis, 03 Desember 2020 - 10:50 WIB
loading...
Bank BJB Alokasikan...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BANDUNG - Bank BJB mengalokasikan belanja modal atau capek sebesar Rp800 miliar untuk inspektur digital. Komitmen ini seiring komitmen perseroan menggarap market keuangan digital di Indonesia.

"Kami siapkan capek hingga Rp800 miliar untuk digitalisasi bank bjb, diantaranya untuk IT pengadaan server berkemampuan tinggi. Sehingga transaksi digital akan semakin mudah dan cepat," kata Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi.

Menurut dia, digitalasisasi bank bjb tumbuh cukup bagus. Sepanjang tahun 2020 perseroan telah mencatat peningkatan transaksi keuangan digital antara 40 hingga 45%. Digitalisasi Bank BJB juga telah mendorong kenaikan pendapatan perseroan cukup signifikan.

"Sebelum pandemi, kami telah menyiapkan infrastruktur keuangan digital, sehingga saat pandemi kami sudah siap. Sekarang, pertumbuhannya cukup signifikan, mampu mendorong pendapatan dari biaya jasa," kata Yuddy di Bandung.

Kedepan, kata dia, perseroan akan terus menggenjot layanan keuangan digital melalui BJB Digi, layanan QRIS, dan lainnya.

Dalam waktu dekat, Bank BJB juga akan menambah layanan pembiayaan loan on boarding yang bisa diakses melalui aplikasi BJB Digi.

"Layanan ini akan membantu penetrasi kredit kami yang saat ini tumbuh cukup baik di angka 8-9%. Karena, nanti pelaku usaha akan makin mudah mengajukan pinjaman. Prosesnya dilakukan secara digital 3 hingga 4 hari bisa cair," tutur dia.

Bank BJB, kata dia, telah menggelontorkan capek hingga ratusan miliar untuk melengkapi infrastruktur IT. Investasi ini telah mendorong layanan digital Bank BJB bertransaksi secara cepat dan aman.

"Potensi market digital di Jawa Barat saja sebenarnya masih cukup besar. Misalnya kami menyasar ke pasar pasar yang jumlahnya mencapai 5.000 unit. Ini peluang bagi kami menguasai market share keuangan digital di wilayah kami sendiri," jelasnya.

Pihaknya optimistis, layanan keuangan digital Bank BJB akan makin berkembang dan menjadi sumber penopang laba perseroan.

(Baca juga: Geger, Pemuda Diduga Alami Gangguan Jiwa Bakar Alquran dan Sajadah di Masjid)

Saat pandemi, Bank BJB mampu mempertahankan kualitas pertumbuhan laba dengan pencapaian Rp1,2 triliun pada triwulan 3/2020.

Sementara itu, Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB Nancy Adistyasari optimistis sektor pembiayaan akan terus membaik seiring berangsurnya ekonomi nasional.

Apalagi, selama pandemi kredit Bank BJB tetap mencatat pertumbuhan cukup baik hingga 9%. Padahal, saat awal pandemi pihaknya sempat merevisi pertumbuhan kredit menjadi 4%.

(Baca juga: Gila, Hanya Dalam Hitungan Detik Pencuri Ini Berhasil Sikat Motor Korban)

"Pandemi juga telah mendorong kami menciptakan produk yang sebelumnya tak terpikirkan. Kami juga tetap akan fokus menggarap market utama kami yaitu konsumer," imbuh dia.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
55 UMKM di Bantargebang...
55 UMKM di Bantargebang Digembleng Go Digital
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Berita Terkini
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved