Pandemi COVID-19, DPK Perbankan di Jatim Alami Kenaikan, Kok Bisa?
Rabu, 02 Desember 2020 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Dua Kali Terjadi Luncuran Lava Pijar Disertai Awan Panas, Status Semeru Dievaluasi )
Tingginya DPK ini juga tampak dari kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim. Selama triwulan III, DPK di bank milik Pemprov Jatim tumbuh 13,99% menjadi Rp69,77 triliun. Sementara kredit hanya tumbuh 7,03% menjadi Rp40,38 triliun. Tingginya peningkatan DPK membuat aset bank juga naik Rp82,08 triliun atau tumbuh 13,80%.
"Sektor UMKM menjadi penyumbang pertumbuhan kredit tertinggi. Yaitu sebesar Rp6,46 triliun atau tumbuh 12,24% (YoY). Diikuti kredit korporasi sebesar Rp10,01 triliun atau tumbuh 9,86%," kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman
Tingginya DPK ini juga tampak dari kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim. Selama triwulan III, DPK di bank milik Pemprov Jatim tumbuh 13,99% menjadi Rp69,77 triliun. Sementara kredit hanya tumbuh 7,03% menjadi Rp40,38 triliun. Tingginya peningkatan DPK membuat aset bank juga naik Rp82,08 triliun atau tumbuh 13,80%.
"Sektor UMKM menjadi penyumbang pertumbuhan kredit tertinggi. Yaitu sebesar Rp6,46 triliun atau tumbuh 12,24% (YoY). Diikuti kredit korporasi sebesar Rp10,01 triliun atau tumbuh 9,86%," kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman
(msd)
Lihat Juga :