Pandemi COVID-19, DPK Perbankan di Jatim Alami Kenaikan, Kok Bisa?

loading...
Pandemi COVID-19, DPK Perbankan di Jatim Alami Kenaikan, Kok Bisa?
ilustrasi
SURABAYA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 4 Jawa Timur (Jatim) mencatat, hingga Oktober 2020, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Jatim tumbuh 8,7%. Peningkatan DPK pada masa pandemi COVID-19 tersebut disinyalir akibat fenomena cash is the king in the uncertainty situation.

Ini merupakan fenomena di mana orang kaya lebih suka menyimpan uang tunai di tengah situasi ekonomi tak tentu. Sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masuk ke pasar keuangan dan ekuitas pasca kondisi ekonomi pulih. Fenomena ini merupakan hal wajar kondisi ketidakpastian ekonomi Indonesia akibat COVID-19.

"Pertumbuhan DPK tersebut berbanding terbalik dengan pertumbuhan kredit yang terus menurun," kata Kepala OJK Regional 4 Jatim, Bambang Mukti Riyadi, Rabu (2/11/2020).

(Baca juga: Sebanyak 18.391 Pengiriman Sembako Lumbung Pangan Jatim Gunakan Ojol )



OJK KR 4 mencatat, kucuran kredit perbankan Jatim minus 2,3% pada Oktober 2020, menurun lebih dalam dibandingkan September 2020 yang minus hanya 1,8%. "Penurunan kucuran kredit ini rendahnya permintaan. Selain itu, perbankan sangat berhati-hati dalam menyetujui pengajuan kredit. Sehingga, bisa meminimalisir risiko kredit macet," ujar Bambang.

(Baca juga: Dua Kali Terjadi Luncuran Lava Pijar Disertai Awan Panas, Status Semeru Dievaluasi )

Tingginya DPK ini juga tampak dari kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim. Selama triwulan III, DPK di bank milik Pemprov Jatim tumbuh 13,99% menjadi Rp69,77 triliun. Sementara kredit hanya tumbuh 7,03% menjadi Rp40,38 triliun. Tingginya peningkatan DPK membuat aset bank juga naik Rp82,08 triliun atau tumbuh 13,80%.



"Sektor UMKM menjadi penyumbang pertumbuhan kredit tertinggi. Yaitu sebesar Rp6,46 triliun atau tumbuh 12,24% (YoY). Diikuti kredit korporasi sebesar Rp10,01 triliun atau tumbuh 9,86%," kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top