Kartu Ternak di Sinjai Sumbang PAD Hingga Rp500 Juta
Selasa, 01 Desember 2020 - 18:43 WIB
loading...
Pemkab Sinjai menerapkan kartu ternak yang bisa menyumbangkan PAD hingga Rp500 juta pertahun. Foto: Istimewa
A
A
A
SINJAI - Program kartu ternak yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Sinjai , turut memberikan sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp500 juta tiap tahun.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, Aminuddin Zainuddin mengungkap, kartunisasi yang dijalankan Pemkab Sinjai merupakan pertama kali di Indonesia.
Sejumlah daerah juga memiliki program kartu ternak, namun mereka hanya menjadikan sebagai kartu identitas. Dirinya menjelaskan, berbeda halnya dengan yang diprogramkan DPKH Sinjai , selain berfungsi sebagai identitas ternak, juga berfungsi sebagai kartu kontrol kesehatan.
Baca Juga: Nelayan di Sinjai Akan Terima Bantuan Perahu dan Alat Tangkap Ikan
"Baru Sinjai di Indonesia kartu ternaknya berfungsi sebagai kartu identitas dan kontrol kesehatan, banyak di daerah lain kartu ternak dilakukan oleh Kepala Desa atau camat hanya berfungsi sebagai identitas," bebernya.
Fungsi kartunisasi sendiri lanjutnya, merupakan alat identitas untuk sapi atau ternak. Tujuannya, agar setiap sapi bisa diketahui siapa pemiliknya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, Aminuddin Zainuddin mengungkap, kartunisasi yang dijalankan Pemkab Sinjai merupakan pertama kali di Indonesia.
Sejumlah daerah juga memiliki program kartu ternak, namun mereka hanya menjadikan sebagai kartu identitas. Dirinya menjelaskan, berbeda halnya dengan yang diprogramkan DPKH Sinjai , selain berfungsi sebagai identitas ternak, juga berfungsi sebagai kartu kontrol kesehatan.
Baca Juga: Nelayan di Sinjai Akan Terima Bantuan Perahu dan Alat Tangkap Ikan
"Baru Sinjai di Indonesia kartu ternaknya berfungsi sebagai kartu identitas dan kontrol kesehatan, banyak di daerah lain kartu ternak dilakukan oleh Kepala Desa atau camat hanya berfungsi sebagai identitas," bebernya.
Fungsi kartunisasi sendiri lanjutnya, merupakan alat identitas untuk sapi atau ternak. Tujuannya, agar setiap sapi bisa diketahui siapa pemiliknya.
Lihat Juga :