Masyarakat Sulteng: Pemfitnah Program Rusdy-Ma'mun Adalah Musuh Rakyat

Jum'at, 27 November 2020 - 21:35 WIB
loading...
Masyarakat Sulteng:...
Masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) begitu menyayangkan tindakan dari segelintir oknum yang menyebarkan fitnah terhadap Program Kartu Sulteng Sejahtera (KSS) milik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura - Mamun
A A A
PALU - Masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) begitu menyayangkan tindakan dari segelintir oknum yang menyebarkan fitnah terhadap Program Kartu Sulteng Sejahtera (KSS) milik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura - Ma'mun Amir.

Padahal banyak masyarakat yang akan menggantungkan hidup pada program tersebut. Lantaran masyarakat menilai KSS merupakan harapan baru dalam menghidupkan ekonomi sehari - hari.

Seperti yang diungkapkan warga Kabupaten Parigi Mountong (Parimo) Syafruddin. Dirinya sangat menyayangkan tindakan fitnah yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab terhadap Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2. "Fitnah yang keji, program pro rakyat kok disebut kebohongan. Sebenarnya yang menuduh itu seorang pembohong dan musuh rakyat," terang Syafrudin saat ditemui di Kabupaten Parimo, Sulteng.

Lebih lanjut dia mengungkapkan penyesalan serupa terhadap pasangan nomor urut 1 Hidayat Lamakarate - Bartholomeus Tandigala. Lantaran dia mengetahui keduanya juga melakukan tindakan pelaporan KSS ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dia berpandangan semestinya bila Hidayat - Bartho mempunyai visi dan misi untuk memajukan Sulteng bukan berarti melaporkan program pro kerakayat. Akan tetapi ikut mendukung program yang memang sudah lama dinantikan masyarakat. "Sebaiknya pihak 01 bisa menahan diri. Memberikan laporan yang benar - benar termasuk ke dalam golongan kampanye hitam bukan malah melaporkan sebuah program," imbuhnya. (Baca: 220 KPPS di Batanghari Jambi Reaktif COVID-19).

Dia berpandangan tindakan tersebut semstinya tidak dilakukan oleh seoseorang yang akan memimpin masyarakat sampai lima tahun mendatang. Sehingga impian untuk membawa Sulteng lebih maju bisa segera terwujud. "Baiknya Tim Pak Hidayat - Bartho bisa menahan dan melihat duduk persoalan yang sebenarnya. Harusnya program dibalas program bukan pelaporan," tandasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved