Kota Sorong Memanas 4 Polisi dan Seorang Wartawati Terluka Diserang Massa
Jum'at, 27 November 2020 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Selain aparat Kepolisian, satu orang wartawati Antara Foto bernama Olha Irianti Mulalinda yang sedang melakukan tugas peliputan dalam kericuhan juga turut menjadi korban karena terkena ketapel yang dilakukan oleh massa aksi.
Olha mengalami luka serius dibagian mata dan berdarah, karena kaca matanya pecah.
(Baca: Janda Muda di OKU Selatan Larikan Miliaran Rupiah Uang Arisan Online)
Berdasarkan informasi yang didapatkan di lapangan, kericuhan bermula dari massa aksi yang awalnya hendak melakukan aksi longmarch ke Kantor Wali Kota Sorong, untuk berunjuk rasa. Belum diketahui aspirasi apa yang ingin mereka sampaikan dalam unjuk rasa tersebut. Namun belum sempat melakukan longmarch, massa aksi langsung dibubarkan paksa oleh aparat Kepolisian.
Tidak terima dipukul mundur dan dibubarkan secara paksa, massa aksi yang belum sempat menyampaikan aspirasinya langsung emosi dan melalukan tindakan anarkis dan brutal dengan melempari para aparat Kepolisian yang berjaga. Sebanyak empat orang yang diduga menjadi dalang kericuhan, berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polres Sorong Kota untuk dimintai keterangan.
(Baca: Memilukan, Gadis 15 Tahun Disuguhkan Sang Pacar untuk Disetubuhi Beramai-ramai di Teras Madrasah
Untuk mengamankan situasi, anggota Polres Sorong Kota yang diback up anggota Brimob Detasemen B Pelopor Sorong dan Brimob BKO dari Jawa diterjunkan ke lokasi kericuhan. tampak juga anggota Kodim 1802/Sorong dan Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian
Olha mengalami luka serius dibagian mata dan berdarah, karena kaca matanya pecah.
(Baca: Janda Muda di OKU Selatan Larikan Miliaran Rupiah Uang Arisan Online)
Berdasarkan informasi yang didapatkan di lapangan, kericuhan bermula dari massa aksi yang awalnya hendak melakukan aksi longmarch ke Kantor Wali Kota Sorong, untuk berunjuk rasa. Belum diketahui aspirasi apa yang ingin mereka sampaikan dalam unjuk rasa tersebut. Namun belum sempat melakukan longmarch, massa aksi langsung dibubarkan paksa oleh aparat Kepolisian.
Tidak terima dipukul mundur dan dibubarkan secara paksa, massa aksi yang belum sempat menyampaikan aspirasinya langsung emosi dan melalukan tindakan anarkis dan brutal dengan melempari para aparat Kepolisian yang berjaga. Sebanyak empat orang yang diduga menjadi dalang kericuhan, berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polres Sorong Kota untuk dimintai keterangan.
(Baca: Memilukan, Gadis 15 Tahun Disuguhkan Sang Pacar untuk Disetubuhi Beramai-ramai di Teras Madrasah
Untuk mengamankan situasi, anggota Polres Sorong Kota yang diback up anggota Brimob Detasemen B Pelopor Sorong dan Brimob BKO dari Jawa diterjunkan ke lokasi kericuhan. tampak juga anggota Kodim 1802/Sorong dan Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian
(sms)
Lihat Juga :