Logistik Pilkada Sleman Siap Disitribukan ke TPS H-1 Pemungutan Suara

loading...
Logistik Pilkada Sleman Siap Disitribukan ke TPS H-1 Pemungutan Suara
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
SLEMAN - Logistik pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sleman 2020 sudah berada di gudang KPU Sleman . Logistik yang sudah ada seperti kotak suara, tinta, formulir, serta surat suara.

Selain itu, perlengkapan alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, hand sanitizer, sarung tangan plastik, dan masker kain juga sudah tersedia di gudang KPU Sleman. Logistik tersebut akan mulai didistribusikan ke Kalurahan, 7 Desember 2020 dan ke TPS 8 Desember 2020.

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan, sebelum didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) logistik Pilkada itu akan disalurkan ke Kalurahan pada 7 Desember 2020. Setelah itu akan dibawa ke TPS.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Bawaslu, gugus tugas, PPK dan PPS serta pemangku setempat dalam hal pengamanan," jelasnya, Kamis (26/11/2020).



Trapsi menjelaskan, untuk rincian distribusi logistik, nantinya tiap TPS akan dikirim, satu kotak suara, dua botol tinta, satu botol disinfektan, face shield tiap angggota KPPS, satu thermogun, handsanitizer, satu semprotan, fasilitas cuci tangan, sarung tangan bagi KPPS dan sarung tangan sekali pakai bagi pemilih.

“Jumlah TPS di Sleman ada 1.225 TPS, KPPS ada 1.4875 orang, sedangkan jumlah DPT sebanyak 792.925 orang,” jelasnya. (Baca juga: Terdengar Dua Kali Suara Gemuruh dari Pos Babadan dan Jrakah)

Hal senada diungkapkan Kabag Pemerintahan Pemkab Sleman Samsul Bakri. Ia mengatakan, pendistribusian logistik Pilkada Sleman 2020 akan selesai sesuai jadwal sehingga 9 Desember 2020 pilkada serentak bisa digelar.



Sedangkan untuk pelaksanaan pemungutan suara di masa pandemi akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Baca juga: Pohon Pisang Bercabang Dua dan Cerita Mimpi Basah Wiyono)

“Selain sarana pra sarana penunjang protokol kesehatan sudah dipenuhi, nantinya semua petugas akan di tes kesehatannya," tuturnya.

Mengenai TPS di Kalitengah Lor, Cangkringan, Sleman, yang jaraknya kurang dari 5 km dari puncak Merapi dan sekarang warga yang rentan berada di barak pengungian Glagaharjo, Samsul Bakri mengatakan, kemungkinan TPS akan didirikan di barak pengungsian.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top