Inovasi Tancap Nikah Kota Gorontalo dapat Penghargaan dari Kemenpan RB
Rabu, 25 November 2020 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
Selain Kota Gorontalo, ada 12 kementrian/lembaga dan 25 pemerintah kabupaten/kota dan 7 provinsi yang juga menerima penghargaan yang sama. Sebelumnya, agenda penyerahan penghargaan ini dibuka oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.
Dalam sambutannya, Ma'ruf mengatakan, kompetisi inovasi pelayanan publik pada tahun 2020 menekankan pada Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan. Hal tersebut sesuai dengan adopsi pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Untuk itu pula, penghargaan inovasi pelayanan publik bagi kementrian/lembaga dan pemerintah daerah harus menjadi model yang dapat terus dikembangkan. Hal ini menjadi penting terutama melalui transfer of knowledge dan berbagi pengalaman antar penyelenggara pelayanan publik. Dalam hal itu, cara dan metode terbaru dapat dieksplorasi sesuai kebutuhan sehingga standar dan kualitas inovasi kian meningkat dari waktu ke waktu.
Ma'ruf juga mengatakan, situasi pandemi Covid-19 saat ini menjadi pemicu untuk terus mengupayakan inovasi pelayanan publik, mengelola pengaduan pelayanan publik yang optimal, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.
"Kita berharap juga lewat program-program demikian agenda reformasi birokrasi dapat terwujud secara menyeluruh dari hulu ke hilir demi peningkatan kualitas pelayanan publik yang sesuai harapan masyarakat," kata Ma'ruf.
Dalam sambutannya, Ma'ruf mengatakan, kompetisi inovasi pelayanan publik pada tahun 2020 menekankan pada Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan. Hal tersebut sesuai dengan adopsi pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Untuk itu pula, penghargaan inovasi pelayanan publik bagi kementrian/lembaga dan pemerintah daerah harus menjadi model yang dapat terus dikembangkan. Hal ini menjadi penting terutama melalui transfer of knowledge dan berbagi pengalaman antar penyelenggara pelayanan publik. Dalam hal itu, cara dan metode terbaru dapat dieksplorasi sesuai kebutuhan sehingga standar dan kualitas inovasi kian meningkat dari waktu ke waktu.
Ma'ruf juga mengatakan, situasi pandemi Covid-19 saat ini menjadi pemicu untuk terus mengupayakan inovasi pelayanan publik, mengelola pengaduan pelayanan publik yang optimal, serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Tentu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.
"Kita berharap juga lewat program-program demikian agenda reformasi birokrasi dapat terwujud secara menyeluruh dari hulu ke hilir demi peningkatan kualitas pelayanan publik yang sesuai harapan masyarakat," kata Ma'ruf.
(ars)
Lihat Juga :