MPP Kota Kupang Menuju Jembatan Pelayanan Publik Antar Daerah NTT dengan lnovasi Besti
Senin, 17 November 2025 - 17:00 WIB
loading...
Kota Kupang dengan bangga memposisikan diri sebagai Jembatan Pelayanan Publik Antar Daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Ist
A
A
A
KUPANG - Kota Kupang dengan bangga memposisikan diri sebagai Jembatan Pelayanan Publik Antar Daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui akselerasi signifikan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang, pemerintah daerah setempat mentransformasi layanan birokrasi menjadi lebih modern, terintegrasi, dan humanis sejalan dengan mandat Perpres No 89 Tahun 2021.
Diinisiasi dan dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), MPP Kota Kupang resmi beroperasi penuh sejak 1 November 2023. Akselerasi ini mendapat apresiasi tinggi, bahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyebutnya sebagai MPP terbaik di kawasan Indonesia Timur.
Baca juga: Mengakselerasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Wali Kota Kupang Christian Widodo menegaskan perubahan ini didorong oleh komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. "Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang bukan hanya efisien, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. lnovasi seperti Besti lahir dari semangat mendengar dan melayani masyarakat dengan hati," ujarnya.
Kepala DPMPTSP Kota Kupang Wildrian "Andre" Ronald Otta menggerakkan MPP dengan filosofi Besti yang berarti Beres dan Pasti. Filosofi ini diwujudkan melalui dua pilar utama yakni pelayanan integrasi dan pelayanan ekosistem.
Diinisiasi dan dikelola oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), MPP Kota Kupang resmi beroperasi penuh sejak 1 November 2023. Akselerasi ini mendapat apresiasi tinggi, bahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyebutnya sebagai MPP terbaik di kawasan Indonesia Timur.
Baca juga: Mengakselerasi Birokrasi dan Pelayanan Publik
Wali Kota Kupang Christian Widodo menegaskan perubahan ini didorong oleh komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. "Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang bukan hanya efisien, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. lnovasi seperti Besti lahir dari semangat mendengar dan melayani masyarakat dengan hati," ujarnya.
Kepala DPMPTSP Kota Kupang Wildrian "Andre" Ronald Otta menggerakkan MPP dengan filosofi Besti yang berarti Beres dan Pasti. Filosofi ini diwujudkan melalui dua pilar utama yakni pelayanan integrasi dan pelayanan ekosistem.
Lihat Juga :