Polda Sulut Ungkap 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan

loading...
Polda Sulut Ungkap 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan
Kombes Pol Jules Abraham Abast didampingi Dirresnarkoba AKBP Indra Lutrianto Amstono dalam keterangannya di Mapolda Sulut, Selasa (24/11/2020). Foto: SINDONews/Cahya Sumirat
MANADO - Ditresnarkoba Polda Sulut berhasil mengungkap 5 kasus dalam 11 hari sejak 7-18 November 2020. Terdiri dari 4 kasus obat keras jenis Trihexyphenidyl, Seledryl, dan Tramadol, serta 1 kasus sabu. Serta mengamankan 8 orang tersangka.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, 5 kasus tersebut terjadi di wilayah Kota Manado, dan diungkap berdasarkan 6 laporan Polisi. Diawali dengan penangkapan dua tersangka berinisial AK dan JB, Sabtu (07/11/2020) sore, di Tuminting, Manado.

Dari keduanya didapati barang bukti sebanyak 693 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl. Sehari kemudian, Minggu (08/11/2020) sekitar pukul 09.00 Wita, petugas mengamankan tiga tersangka pengedar Trihexyphenidyl, masing-masing berinisial IDP, MR, dan DK. Obat keras tersebut dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang. (Baca Juga: Peredaran Sabu Meningkat di Masa COVID-19, Bareskrim Sita 4,57 Ton)

“Tersangka IDP sebagai penerima barang, MR penyedia dana, dan DK pengedar. Barang bukti yang diamankan sebanyak 3.000 butir Trihexyphenidyl,” kata Kabid Humas didampingi Dirresnarkoba AKBP Indra Lutrianto Amstono, dalam konferensi pers di depan awak media di Mapolda Sulut, Selasa (24/11/2020). Kemudian kasus ketiga diungkap pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 18.15 Wita.

Petugas mengamankan tersangka berinisial RM beserta 1000 butir Trihexyphenidyl dan 50 butir Tramadol. RM ditangkap sesaat setelah mengambil kiriman berisi obat keras tersebut, disalah satu jasa pengiriman barang di Kota Manado. “Tersangka RM mengaku, obat keras tersebut dibeli melalui salah satu toko online, yang rencananya dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan,” terangnya. (Baca Juga: Polri Sita Puluhan Kilogram Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi)

Selanjutnya kasus keempat adalah digagalkannya upaya memasukkan sabu ke Rutan Malendeng. Kasus ini diungkap pada Selasa (17/11/2020), sekitar pukul 15.15 Wita. “Tersangkanya berinisial RN. Ditangkap saat akan memasukkan sabu seberat 0,26 gram kepada dua penghuni Rutan Malendeng,” ujarnya.



Dan kasus kelima, petugas mengamankan tersangka FFT atas kasus obat keras jenis Trihexyphenidyl, Seledryl, dan Tramadol, Rabu (18/11/2020) sekitar pukul 17.30 Wita. Jules menerangkan, kasus kelima ini modusnya sama dengan kasus ketiga, yaitu membeli obat keras di salah satu toko online kemudian dikirim melalui jasa pengiriman barang. “Tersangka FFT ditangkap di Jalan Siswa Sario, Manado, setelah mengambil kiriman,” kata dia. (Baca Juga: 2,3 Kg Sabu, 47 Pengedar dan 8 Pemakai Narkoba Dibekuk, Ini Kasusnya)

Dalam pengungkapan 5 kasus tersebut Ditresnarkoba Polda Sulut total mengamankan 8 tersangka beserta sejumlah barang bukti, terdiri dari 4693 butir Trihexyphenidyl, 50 butir Tramadol, 1 paket sabu seberat 0,26 gram, 1 paket Trihexyphenidyl, Seledryl dan Tramadol, serta data elektronik milik para tersangka.

“Seluruh tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolda Sulut untuk dimintai keterangan lebih mendalam. Dan kasus ini masih terus dikembangkan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya tersangka lain,” pungkasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top