Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah
Selasa, 24 November 2020 - 06:27 WIB
loading...
A
A
A
“Ini harus bersinergi dnegan kepala daerah kapubaten kota,” imbuhnya.(Baca juga: Memilukan, 3 Bersaudara Dari Keluarga Miskin di NTT Lumpuh dan Tak Bisa Berobat )
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, hal ini yang menjadi alasan Timwas DPR melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, agar Gubernur bisa langsung bertemu dengan para bupati dan wali kota di Aceh, agar impelementasi dana otsus ini benarbenar dirasakan oleh masyarakat.
“Jangan prioritas kabupaten A ini ke koordinat A, kabupaten B ke koordinat C. Tidak sinkron dengan program musrenbang yang ada di provinsi Aceh, dan tidak sinkron dengan program nasional di pusat. Sehingga kalau penyebarannya tidak dilakukan secara proporsional berdasarkan skala prioritas tidak ada yang dihasilkan,” beber Azis.
Mantan Ketua Badan Anggaran DPR ini juga melihat dari pesawat, bahwa ada pembangunan bendungan yang tidak jadi. Untuk itu, pihaknya ingin agar infrastruktur prioritas itu bisa diselesaikan, sehingga dana otsus ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh. DPR pun akan terus mengawasi implementasinya bersama dengan aparat penegak hukum setempat.
“Sehingga proses di tingkat daerah akan kami lakukan, nanti pada kunjungan berikutnya kalau dengan pak gubernur selesai atau pak gubernur tidak memberikan waktu luang, kami akan langsung ke kabupaten kota, jadi saya beri kesempatan kepada pak gubernur satu kali lagi pertemuan,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, hal ini yang menjadi alasan Timwas DPR melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, agar Gubernur bisa langsung bertemu dengan para bupati dan wali kota di Aceh, agar impelementasi dana otsus ini benarbenar dirasakan oleh masyarakat.
“Jangan prioritas kabupaten A ini ke koordinat A, kabupaten B ke koordinat C. Tidak sinkron dengan program musrenbang yang ada di provinsi Aceh, dan tidak sinkron dengan program nasional di pusat. Sehingga kalau penyebarannya tidak dilakukan secara proporsional berdasarkan skala prioritas tidak ada yang dihasilkan,” beber Azis.
Mantan Ketua Badan Anggaran DPR ini juga melihat dari pesawat, bahwa ada pembangunan bendungan yang tidak jadi. Untuk itu, pihaknya ingin agar infrastruktur prioritas itu bisa diselesaikan, sehingga dana otsus ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh. DPR pun akan terus mengawasi implementasinya bersama dengan aparat penegak hukum setempat.
“Sehingga proses di tingkat daerah akan kami lakukan, nanti pada kunjungan berikutnya kalau dengan pak gubernur selesai atau pak gubernur tidak memberikan waktu luang, kami akan langsung ke kabupaten kota, jadi saya beri kesempatan kepada pak gubernur satu kali lagi pertemuan,” tegasnya.
(msd)
Lihat Juga :