Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah

Selasa, 24 November 2020 - 06:27 WIB
loading...
Pembangunan Aceh Harus...
Timwas) Otonomi Khusus (Otsus) DPR terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan dana otsus di Aceh, Yogyakarta, Papua dan Papua Barat
A A A
BANDA ACEH - Tim Pengawas (Timwas) Otonomi Khusus (Otsus) DPR terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan dana otsus di Aceh, Yogyakarta, Papua dan Papua Barat. Dan Aceh menjadi provinsi pertama yang dikunjungi oleh Timwas DPR RI.

Meskipun Gubernur Aceh Nova Iriansyah mendadak tidak hadir dalam acara tersebut, Timwas DPR tetap ingin mendengar masukan dan kendala yang dialami stakeholder dan masyarakat Aceh terkait penerapan dana otsus.(Baca juga: Pemeran Video Porno Diamankan, Simak Pengakuan Polosnya )

“Bahwa amasukan-masukan anggota ini, yang berkembang nuansa politik dan pembahasan yang ada di Jakarta, yang nanti pada akhrinya setiap perkembangan rapat kami akan rapat dengan Banggar (Badan Anggaran) dan Menteri Keuangan. Dalam hal untuk membicarakan porsi apakah ini diteruskan atau tidak,” kata Azis dalam kunjungan resminya ke Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (23/11/2020).

“Bahwa otsus inilah yang ouuya peranan untuk menentukan langkah kita. Nah inilah perlu pengendali dari provinsi Aceh ini, tentu dalam hal bagaimana menindaklanjuti atau tidak,” sambungnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menjelaskan, TNI dan Polri sifatnya hanya mengikuti program yang dibuat oleh kepala daerah, program tersebut diawasi dan dikawal oleh TNI dan Polri. Program itu tertuang dalam Musrenbang yang tentunya mendapatkan restu dari Wali Permusyawaratan Ulama, dan sejumlah lembaga penting lainnya di Aceh.(Baca juga: Kakak Asyik Wefie, Tak Tahu Adiknya Tewas Masuk Kolam Villa di Buleleng )

Azis pun mengingatkan bahwa program pembangunan di Aceh ini harus sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Terlebih, ada sejumlah amanat pembangunan sejumlah infratrsuktur di Aceh yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah.

“Program prioritas nasional tersebut adalah, Jalan tol Sigli-Banda Aceh, Jalan tol Binjai-Langsa Jalan tol Langsa Lhokseumawe, Jalan tol Lhokseumawe-Sigli, Bendungan Keureuto, Bendungan Rukoh, Bendungan Tiro, Pembangunan jaringan irigasi Lhok Guci, Pembangunan jaringan irigasi Jambo Aye Kanan dan Pembangunan KEK Lhokseumawe,” paparnya.

“Ini harus bersinergi dnegan kepala daerah kapubaten kota,” imbuhnya.(Baca juga: Memilukan, 3 Bersaudara Dari Keluarga Miskin di NTT Lumpuh dan Tak Bisa Berobat )

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, hal ini yang menjadi alasan Timwas DPR melakukan pertemuan dengan Gubernur Aceh, agar Gubernur bisa langsung bertemu dengan para bupati dan wali kota di Aceh, agar impelementasi dana otsus ini benarbenar dirasakan oleh masyarakat.

“Jangan prioritas kabupaten A ini ke koordinat A, kabupaten B ke koordinat C. Tidak sinkron dengan program musrenbang yang ada di provinsi Aceh, dan tidak sinkron dengan program nasional di pusat. Sehingga kalau penyebarannya tidak dilakukan secara proporsional berdasarkan skala prioritas tidak ada yang dihasilkan,” beber Azis.

Mantan Ketua Badan Anggaran DPR ini juga melihat dari pesawat, bahwa ada pembangunan bendungan yang tidak jadi. Untuk itu, pihaknya ingin agar infrastruktur prioritas itu bisa diselesaikan, sehingga dana otsus ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh. DPR pun akan terus mengawasi implementasinya bersama dengan aparat penegak hukum setempat.

“Sehingga proses di tingkat daerah akan kami lakukan, nanti pada kunjungan berikutnya kalau dengan pak gubernur selesai atau pak gubernur tidak memberikan waktu luang, kami akan langsung ke kabupaten kota, jadi saya beri kesempatan kepada pak gubernur satu kali lagi pertemuan,” tegasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala Pos Komando Wilayah...
Kepala Pos Komando Wilayah PRR Aceh Sebut 71 Lokasi Huntap Siap Dibangun
Mendagri Usulkan Dana...
Mendagri Usulkan Dana Otonomi Khusus Aceh Diperpanjang
Percepat Pembangunan,...
Percepat Pembangunan, Gubernur Papua Selatan Usul Revisi UU Otonomi Khusus
Terima Kunjungan Komisi...
Terima Kunjungan Komisi II DPR, Bupati Sambas Satono Dorong Otonomi Daerah Perbatasan
Sinergi Kemenpar-FKD...
Sinergi Kemenpar-FKD MPU Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Jabar:...
Wakil Ketua DPRD Jabar: Pembentukan 5 Provinsi Baru Perlu Perhatikan Kebijakan Strategis Nasional
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Wamendagri Tekankan...
Wamendagri Tekankan Sinergi Pemda Sukseskan Program Strategis Nasional
Kuliah Umum di Unmus,...
Kuliah Umum di Unmus, Fahri Bachmid Bedah Dampak Putusan MK dan Otsus
Rekomendasi
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved