Demi Partisipasi Pemilih di Pilkada, KPPS Perlu Pakai Hazmat?

Selasa, 24 November 2020 - 02:59 WIB
loading...
Demi Partisipasi Pemilih...
ilustrasi
A A A
SURABAYA - Partisipasi pemilih dalam pilkada serentak menjadi tantangan utama. Salah satunya kepastian aman ketika memberikan suaranya di TPS. Untuk memberikan kepastian aman, ribuan petugas di KPPS dites swab sepekan sebelum pencoblosan 9 Desember mendatang.

Kepastian tes swab buat penyelenggara pilkada terungkap ketika Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima Kunjungan Kerja (kunker) Spesifik Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) di Balai Kota Surabaya, Senin (23/11/2020).

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu, hadir pula jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim dan Surabaya, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jatim dan Surabaya.(Baca juga: Mobil Rombongan Takziyah Pecah Ban di Tol Jombang, 1 Tewas dan 6 Orang Luka-luka )

Risma menuturkan, sesuai dengan permintaaan KPU beberapa waktu lalu, pihaknya akan melakukan tes swab secara serentak pada seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Surabaya. Selain itu, pelaksanaan tes swab tersebut akan dilaksanakan secara serentak tujuh hari menjelang pencoblosan.

“Ini kan untuk keamanan bersama, jadi ya tidak apa-apa. Supaya warga atau pemilih yang datang tidak ragu untuk melakukan pencoblosan,” kata Risma.

Ia melanjutkan, saat ini puskesmas se-Surabaya sudah bisa melakukan swab secara mandiri. Makanya nanti pelaksanaan tes swab itu rencananya akan dilakukan di puskesmas. Bahkan, jika memang petugas KPPS harus mengenakan baju hazmat, maka dia akan memberikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat sesuai kebutuhan.

“Monggo bagaimana baiknya. Pagi ini kita dapat baju hazmat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Lalu jika dibutuhkan tatanan (nampan) untuk menerima e-KTP pemilih, maka akan kami bantu juga tidak apa-apa,” jelasnya. (Baca juga: Pandemi COVID-19 Berpotensi Picu Tingginya Golput di Pilkada, Apa Solusinya? )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Anak Muda Dialog...
Ratusan Anak Muda Dialog Langsung dengan Anggota DPRD Jakarta, Soroti Pelayanan Dasar Pemprov DKI
Mahasiswa S2 Fakultas...
Mahasiswa S2 Fakultas Hukum UMM Bekali Pemilih Pemula Pendidikan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
PWNU Jateng: Pilkada...
PWNU Jateng: Pilkada 2024 Membuktikan Kedewasaan Politik Warga
Pilkada 2024, KPU Jabar...
Pilkada 2024, KPU Jabar Pasang Target Angka Partisipasi Pemilih 75 Persen
Nama Hendy Setiono,...
Nama Hendy Setiono, Bos Kebab Turki Baba Rafi Menguat Jadi Kandidat Cawawali Surabaya
Di MK, Deconstitute...
Di MK, Deconstitute Minta Ada Jeda Pemilu Nasional dan Daerah
Wamendagri Tegaskan...
Wamendagri Tegaskan Hasil Pilkada Jakarta Tetap Valid Meski Partisipasi Warga Rendah
KPU Jakarta Diminta...
KPU Jakarta Diminta Bertanggung Jawab atas Rendahnya Partisipasi Pemilih
Rekomendasi
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved