Meski Pandemi COVID-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Diyakni Tetap Tinggi
Selasa, 20 Oktober 2020 - 20:18 WIB
loading...
Partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 9 Desember 2020 nanti untuk memilih pemimpin daerah diyakini masih cukup tinggi meski di masa pandemi COVID-19. (Foto/Ist)
A
A
A
JAKARTA - Partisipasi pemilih di Pilkada Serentak 9 Desember 2020 untuk memilih pemimpin daerah diyakini masih cukup tinggi meski di masa pandemi COVID-19 . Begitu juga legitimasi Pilkada Serentak tidak akan berkurang bobotnya.
Namun Pilkada Serentak 2020 harus menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19 pada setiap tahapan pemilihan.
“Oleh karena itu, pelibatan lebih banyak stake holders seperti DPR, BNPB, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Kemenkes, TNI/ Polri dan lainnya adalah sebuah keharusan, karena banyaknya tantangan dalam melaksanakan tahapan-tahapan pilkada,” kata Komisioner KPU, Ilham Saputra Ilham saat menjadi pembicara dalam webinar series rangkaian HUT Partai Golkar ke-56, Selasa (20/10/2020).
Menurut Ilham, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi, yakni perlunya peningkatan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stake holder yang terlibat. (BACA JUGA: Makin Marak Paslon Kampanye Pilkada Lawan COVID-19)
“Artinya seluruh pihak harus lebih kreatif dan inovatif dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih dengan tetap menjamin keamanan serta memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan konsekuen,” tegasnya.
Namun Pilkada Serentak 2020 harus menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah Covid-19 pada setiap tahapan pemilihan.
“Oleh karena itu, pelibatan lebih banyak stake holders seperti DPR, BNPB, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Kemenkes, TNI/ Polri dan lainnya adalah sebuah keharusan, karena banyaknya tantangan dalam melaksanakan tahapan-tahapan pilkada,” kata Komisioner KPU, Ilham Saputra Ilham saat menjadi pembicara dalam webinar series rangkaian HUT Partai Golkar ke-56, Selasa (20/10/2020).
Menurut Ilham, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi, yakni perlunya peningkatan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stake holder yang terlibat. (BACA JUGA: Makin Marak Paslon Kampanye Pilkada Lawan COVID-19)
“Artinya seluruh pihak harus lebih kreatif dan inovatif dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih dengan tetap menjamin keamanan serta memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan konsekuen,” tegasnya.
Lihat Juga :