Dekranasda Sumsel Gelar Festival Serat Alam dan Lomba Cinderamata Karya Kriya Sriwijaya
Senin, 23 November 2020 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Febi menyebutkan adapun Festival Serat Alam dan Lomba Cinderamata Karya Kriya Sriwijaya Sumsel terdiri dari pameran dan bazar, makanan tempo dulu , lomba cindramata etnik, payung etnik, dan lomba masker kain khas Sumsel.
Lebih lanjut Febi mengatakan pada lomba cindramata karya sriwijaya ada dua kategori yaitu kategori Deskranasda Kabupaten/kota dan kategori umum. Kegiatan lomba ini juga sangat diminati oleh masyarakat dan juga Deskranasda Kabupaten/Kota se Sumsel. Untuk juri penilihan kerajinan yang ditampilkan itu adalah dari Dekranasda Pusat, Provisi dan SMK 7 Palembang
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi gagasan yang dilakukan oleh Deskranasda Provinsi Sumsel meski disaat pandemi covid-19 masih punya karya-karya yang luar biasa.
Tak hanya itu saja, HD menilai keberadaan dari Kriya Sriwijaya itu sendiri yang telah difungsikan bangunannya tentu akan menjadi tempat bagi edukasi pemasaran prodak-prodak kerajinan Sumsel ditambah lagi setiap penjuru Sumsel punya prodak unggulan.
"Ini wajib bagi pemerintah untuk mendorong baik secara langsung ataupun tidak langsung yang berdampak kepada spirit bagi pelaku usaha yang membidangi karya tenun dan kerajinan lainnya," katanya.
Namun dibalik itu lanjut HD dalam menampilkan kerajinan dan prodak tersebut tentu kearifan lokal itu tetap dipertahankan. Seperti serat nanas, pelepah pinang, ini merupakan kearifan lokal yang memang harus dipertahankan.
Lebih lanjut Febi mengatakan pada lomba cindramata karya sriwijaya ada dua kategori yaitu kategori Deskranasda Kabupaten/kota dan kategori umum. Kegiatan lomba ini juga sangat diminati oleh masyarakat dan juga Deskranasda Kabupaten/Kota se Sumsel. Untuk juri penilihan kerajinan yang ditampilkan itu adalah dari Dekranasda Pusat, Provisi dan SMK 7 Palembang
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi gagasan yang dilakukan oleh Deskranasda Provinsi Sumsel meski disaat pandemi covid-19 masih punya karya-karya yang luar biasa.
Tak hanya itu saja, HD menilai keberadaan dari Kriya Sriwijaya itu sendiri yang telah difungsikan bangunannya tentu akan menjadi tempat bagi edukasi pemasaran prodak-prodak kerajinan Sumsel ditambah lagi setiap penjuru Sumsel punya prodak unggulan.
"Ini wajib bagi pemerintah untuk mendorong baik secara langsung ataupun tidak langsung yang berdampak kepada spirit bagi pelaku usaha yang membidangi karya tenun dan kerajinan lainnya," katanya.
Namun dibalik itu lanjut HD dalam menampilkan kerajinan dan prodak tersebut tentu kearifan lokal itu tetap dipertahankan. Seperti serat nanas, pelepah pinang, ini merupakan kearifan lokal yang memang harus dipertahankan.
Lihat Juga :