Kisah Tongggak Kayu Jati Penyangga Benteng Pendem, Diguncang Gempa Tetap Utuh
Senin, 23 November 2020 - 05:10 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu ungkap dia, merupakan gambaran dari masa pembangunan Fort Willem yang banyak melibatkan warga sekitar. Sayang, banyak perlakuan tak manusiawi yang didapatkan oleh pekerja hingga tewas.
Ia mengungkapkan jika ada penghuni baru di lingkungan RT 07, selalu saja ada yang ‘memperkenalkan diri’. Bentuk perkenalan itu bermacam-macam, mulai dari dijahili hingga menampakkan wujud.
“Istri saya dulu pernah dilihatkan, seperti ada orang yang masuk menuju rumah saya. Tapi ternyata tidak ada. Bahkan ada yang menyaru jadi salah satu warga, persis sekali. Dulu juga ada yang berkemah kemudian kesurupan,” ujarnya.
Namun demikian kesan horor benteng pendem Ambarawa, tak menjadikan pesonanya luntur. Pada 2013 silam, tempat ini pernah dijadikan lokasi syuting film arahan Hanung Bramantyo berjudul ‘Soekarno’. Pertimbangannya, karena struktur bangunan yang masih asli dan kokoh khas negeri Kincir Angin.
Seorang pengunjung Dodo Hidaya mengaku baru pertama kali mengunjungi benteng pendem. Ia mengaku senang akhirnya bisa mengunjungi lokasi historis ini. “Karena konon ini bersejarah sebagai penjara ketika kita dijajah Belanda. Harapannya, lebih banyak disediakan tempat sampah dan mohon kesadaran dari pengunjung,”ujarDodo.
Ia mengungkapkan jika ada penghuni baru di lingkungan RT 07, selalu saja ada yang ‘memperkenalkan diri’. Bentuk perkenalan itu bermacam-macam, mulai dari dijahili hingga menampakkan wujud.
“Istri saya dulu pernah dilihatkan, seperti ada orang yang masuk menuju rumah saya. Tapi ternyata tidak ada. Bahkan ada yang menyaru jadi salah satu warga, persis sekali. Dulu juga ada yang berkemah kemudian kesurupan,” ujarnya.
Namun demikian kesan horor benteng pendem Ambarawa, tak menjadikan pesonanya luntur. Pada 2013 silam, tempat ini pernah dijadikan lokasi syuting film arahan Hanung Bramantyo berjudul ‘Soekarno’. Pertimbangannya, karena struktur bangunan yang masih asli dan kokoh khas negeri Kincir Angin.
Seorang pengunjung Dodo Hidaya mengaku baru pertama kali mengunjungi benteng pendem. Ia mengaku senang akhirnya bisa mengunjungi lokasi historis ini. “Karena konon ini bersejarah sebagai penjara ketika kita dijajah Belanda. Harapannya, lebih banyak disediakan tempat sampah dan mohon kesadaran dari pengunjung,”ujarDodo.
(shf)
Lihat Juga :