Lembaga Paling Presisi Pilpres, MA-Mujiaman Menang dari Eri-Armuji

loading...
Lembaga Paling Presisi Pilpres, MA-Mujiaman Menang dari Eri-Armuji
Poltracking Indonesia menyatakan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman menang atas pesaingnya yakni nomor urut 1 Eri-Armudji. (Ist)
SURABAYA - Lembaga survei paling presisi ketika memprediksi hasil Pilpres 2019, Poltracking Indonesia menyatakan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiamanmenang atas pesaingnya yakni nomor urut 1 Eri-Armudji.

Berdasarkan hasil surveiyang dikeluarkan oleh Poltracking Indonesia, Machfud Arifin-Mujiaman (MA-Mujiaman) unggul mutlak dari pesaingnya dengan selisih 17 persen suara. "Dengan simulasi surat suara elektabilitas pasangan Machfud Arifin-Mujiaman 51.7 persen dan Eri-Armuji 34.1 persen," ungkap Manajer Riset Poltracking Indonesia, Masduri.

Seperti yang telah disebutkan di atas, dengan data tersebut pasangan Machfud Arifin-Mujiaman unggul sejauh 17.6 persen suara dari pesaingnya di Pilwali 2020.

Lebih lanjut, Masduri memaparkan dari data tersebut terdapat 5 persen warga Surabaya yang merahasiakan jawabannya. Sementara itu, sebanyak 9.2 persen belum menentukan pilihannya atau undecided voters.



Selain itu, Poltracking Indonesia juga memetakan elektabilitas kandidat kepala daerah Kota Surabaya secara tunggal atau tidak berpasangan. Secara head to head Machfud Arifin juga mengunguli Eri Cahyadi sebesar 17.6 persen suara.

"Dalam pertanyaan kandidat tunggal Walikota atau tidak berpasangan, Machfud Arifin memperoleh suara 51.9 persen dan Eri Cahyadi 34.3 persen sedangkan pemilih yang merahasiakan jawaban sebanyak 6.0 persen dan undecided voters sebesar 7.8 persen," ujar Masduri.

Sementara itu, Mujiaman unggul 16.8 persen dari pesaingnya yakni Armuji. Di kategori ini, jumlah pemilih yang merahasiakan jawabannya dan belum menentukan pilihan lebih tinggi dari kandidat Walikota Surabaya yang mana masing-masih berjumlah 10.4 persen dan 11.4 persen. "Sama halnya dengan elektabilitas kandidat tunggal Wakil Walikota, tingkat elektabilitas Mujiaman berada di 47.5 persen lebih unggul dari Armuji yang meraih 30.7 persen," tutur Masduri.



Tambahan informasi, Poltracking Indonesia menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1200 responden dengan margin of error +/- 2.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top