Menikmati Sepenggal Cerita Kedamaian di Grojogan Watu Purba

Sabtu, 21 November 2020 - 17:26 WIB
loading...
A A A
Karenanya pada tahun 1985 kegiatan penambangan itu dihentikan. Sisa penambangan masih terlihat dicekungan bekas galian di aliran sungai. Setelah lama dibiarkan pada tahun 2018 masyarakat mulai berinisiatif mengembangan menjadi destinasi wisata alam alternatif, dan pada awal tahun 2020 Grojogan Watu Purbo dikenalkan dengan diunggah di media sosial. (Baca juga: Terjadi Ledakan Penularan COVID-19 di Salatiga, Hari Ini Ada 53 Kasus Positif Baru )

"Ini merupakan obyek baru, sehingga masih dalam tahap pengembangan dan pembenahan," kata anggota pengelola obyek wisata Grojogan Watu Purbo , Sukendar. Dia menjelaskan mengapa tempat ini dinamakan Grojogan Watu Purbo , karena di aliran sungai itu banyak di temukan bebatuan baik besar dan kecil. Dimana warga tidak mengetahui kapan batu-baru itu ada di tempat tersebut. Karenanya dinamanakan Watu Purba.

Untuk pengembagan wisata sendiri, pengelolan sudah membangun los-los yang menawarkan makanan dan minuman bagi wisatawan. Tercatat ada 42 warung yang ada di tempat ini,semuanya dikelola oleh warga setempat. Selain itu, juga sudah ada tempat MCK, beberapa gasebo mini yang bisa dipakai wisatawan untuk istirahan dan jembatan dari bambu untuk mengubungkan ke sabo dam serta sedang membangun pendopo.

Obyek wisata alam Grojogan Watu Purbo secara resmi dibuka oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, Sabtu (21/11/2020). Sri Purnomo berarap setelah resmi menjadi obyek wsiata, semakin banyak dikunjungi. Namun pada masa pandemi juga menerapkan protokol kesehatan, yaitu pengunjung harus cuci tangan, memakai masker dan dicek suhu tubuhnya. (Baca juga: Meninggal Kamis Malam, Ketua FUI Cilacap Sempat Dikabarkan Jemput Rizieq Sihab dan Positif COVID-19 )

Termasuk para pemandu wisata, yang tahu karakter, dapat menjaga keselamatan pengunjung. Jiika cuaca tidak mendukung dan di atas mendung pekat, harus menuntup obyek ini dan meminta pengunjung segera meninggalkan lokasi. Sehingga kecelakaan diharapkan tidak akan terjadi.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
Majelis Hakim Nyatakan...
Majelis Hakim Nyatakan Raudi Akmal Tak Terlibat dalam Perkara Hibah Pariwisata Sleman
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved