Menikmati Sepenggal Cerita Kedamaian di Grojogan Watu Purba
Sabtu, 21 November 2020 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja untuk menuju Grojogan Watu Purbo , wisatawan harus bejalan kaki kurang lebih 200 meter dari tempat parkir kendaraan. Jalur menuju lokasi Grojogan Watu Purbo sangat mudah, sebab sudah ada jalan cor menuju ke tempat Grojogan Watu Purbo termasuk ada pegangan di kanan kiri jalan berundak. Hanya saja saat memasuki jalan ke sabo dam paling bawah, harus hati-hati sebab, jalan masih berupa tanah dan jika hujan licin.
Untuk menuju lokasi Grojogan Watu Purbo juga sangat mudah, yang dari arah perempatan Pos Polisi Tempel Jalam Magelang, maupun dari Jalan alternatif Pakem-Tempel, ambil arah ke perempatan Gapura Merdiikorejo. Masuk gapura Merdikorejo dan sudah ada petunjuk arah menuju ke Grojogan Watu Purbo . Wisatawan saat ini belum ditarik biaya. Hanya dikenai parkir kendaraan, sepeda Rp3000, motor Rp5000, mobil Rp10.000 dan bus Rp50.000.
Grojogan Watu Purbo buka pukul 06.00-18.00 WIB. Jika cuaca cerah paling bagus berkunjung pada pagi hari dan sore hari. Sebab jika sudah siang pengunjung sangat ramai dan panas oleh terik matahari. Untuk hari-hari biasa rata-rata ada 200 pengunjung dan saat libur mencapai 1.000 pengunjung. (Baca juga: Pangdam Jaya Ingin FPI Dibubarkan, PA 212: Ranah TNI Tidak Sampai Menilai Ormas )
Awalnya Grojogan Watu Purbo merupakan sabo dam di aliran Sungai Krasak untuk menahan laju lahar dingin dari Gunung Merapi di sungai tersebut, yang dibangun pada tahun 1975. Sebelum dikembangkan menjadi destinasi wisata, dasar sungai di sabo dam terakhir sempat dijadikan pertambangan pasir. Sehingga tebing yang ada kanan kiri aliran Sungai Krasak menjadi rusak.
.jpg)
Lihat Juga :