Bantuan BNPB Diduga Digunakan untuk Kampanye di Surabaya, Warga Lapor Bawaslu
Jum'at, 20 November 2020 - 07:43 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan pada foto yang kedua, terdapat tiga orang memakai kaus kampanye Machfud Arifin dan Mujiaman tengah membawa paket bantuan tersebut sembari mengacungkan salam dua jari, yang merujuk pada nomor urut Machfud yang tak lain adalah purnawirawan polisi. Foto tersebut viral dan terus beredar hingga saat ini di grup-grup WhatsApp.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar membenarkan adanya pelaporan dugaan bantuan dari BNPB yang dipakai sebagai alat kampanye oleh kandidat di pilkada Surabaya. "Memang ada warga yang melaporkan," kata Agil.
Agil menjelaskan, laporan warga mengenai dugaan bantuan BNPB sudah diterima Bawaslu Surabaya pada hari ini, dan akan segera ditindaklanjutilanjuti. ”Iya, laporan diterima hari ini oleh teman-teman di sekretariat Bawaslu Surabaya,” jelas dia.
Dia mengatakan, Bawaslu akan menginvestigasi masalah ini, karena jika memang ada penyalahgunaan bantuan dari BNPB, maka ada konsekuensi hukumnya. ”Kami masih mengkaji unsur dugaan pelanggarannya. Masih kami dalami,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar membenarkan adanya pelaporan dugaan bantuan dari BNPB yang dipakai sebagai alat kampanye oleh kandidat di pilkada Surabaya. "Memang ada warga yang melaporkan," kata Agil.
Agil menjelaskan, laporan warga mengenai dugaan bantuan BNPB sudah diterima Bawaslu Surabaya pada hari ini, dan akan segera ditindaklanjutilanjuti. ”Iya, laporan diterima hari ini oleh teman-teman di sekretariat Bawaslu Surabaya,” jelas dia.
Dia mengatakan, Bawaslu akan menginvestigasi masalah ini, karena jika memang ada penyalahgunaan bantuan dari BNPB, maka ada konsekuensi hukumnya. ”Kami masih mengkaji unsur dugaan pelanggarannya. Masih kami dalami,” ujar dia.
(nth)
Lihat Juga :