TKA China Pemalsu KTP Tak Kunjung Ditahan, Wali Kota Kendari Investigasi
Senin, 11 Mei 2020 - 08:37 WIB
loading...
Babinsa Kecamatan Motui saat mendata TKA asal China yang ada di Kota Kendari, beberapa waktu lalu.Foto/iNews TV/Febriyono Temenk.
A
A
A
KENDARI - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir geram. Pasalnya Mr Wang, tenaga kerja asing (TKA) asal China yang memalsukan KTP (Kartu Tanda Penduduk), hingga hari ini tak kunjung ditahan oleh pihak kepolisian. Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi SH meminta kepolisian untuk menangkap pelaku.
Untuk memastikan apakah KTP yang dimiliki Mr Wang palsu atau asli, Wali Kota Sulkarnain Kadir, mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas Catatan Sipil melakukan investigasi. Hasilnya, KTP milik Mr Wang dengan nama Wawan Saputra Razak tidak terdaftar di Dinas Catatan Sipil Kota Kendari.
"KTP yang dipegang Mr Wang itu, tidak terdaftar di Disdukcapil Kota Kendari," ujar Wali Kota, Senin (11/5/2020). (Baca juga: TKA China Palsukan KTP, Gubernur Sultra Minta Polisi Tangkap Pelaku)
Meski sudah dipastikan KTP atas nama Wawan Saputra Razak yang dipegang Mr Wang tidak terdaftar, namun Wali Kota Kendari tetap memerintahkan Inspektorat melakukan penyelidikan. "Siapa tahu ada oknum yang terlibat sebagai mafia pembuat KTP dan KK (Kartu Keluarga) palsu Mr Wang," kata Wali Kota Sulkarnain Kadir.
Sementara itu, Imigrasi Kendari telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku Mr Wang terkait dukumen yang dimilikinya. Hasilnya, Mr Wang masuk ke Indonesia menggunakan visa kerja.
Untuk memastikan apakah KTP yang dimiliki Mr Wang palsu atau asli, Wali Kota Sulkarnain Kadir, mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas Catatan Sipil melakukan investigasi. Hasilnya, KTP milik Mr Wang dengan nama Wawan Saputra Razak tidak terdaftar di Dinas Catatan Sipil Kota Kendari.
"KTP yang dipegang Mr Wang itu, tidak terdaftar di Disdukcapil Kota Kendari," ujar Wali Kota, Senin (11/5/2020). (Baca juga: TKA China Palsukan KTP, Gubernur Sultra Minta Polisi Tangkap Pelaku)
Meski sudah dipastikan KTP atas nama Wawan Saputra Razak yang dipegang Mr Wang tidak terdaftar, namun Wali Kota Kendari tetap memerintahkan Inspektorat melakukan penyelidikan. "Siapa tahu ada oknum yang terlibat sebagai mafia pembuat KTP dan KK (Kartu Keluarga) palsu Mr Wang," kata Wali Kota Sulkarnain Kadir.
Sementara itu, Imigrasi Kendari telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku Mr Wang terkait dukumen yang dimilikinya. Hasilnya, Mr Wang masuk ke Indonesia menggunakan visa kerja.
Lihat Juga :