Aksi 12 Institusi Mendorong Suku Anak Dalam Lebih Mandiri

Rabu, 18 November 2020 - 18:28 WIB
loading...
Aksi 12 Institusi Mendorong...
Warga Suku Anak Dalam (SAD) di Taman Nasional Bukit (TNBT) Dua Belas , Dusun Sungkai Lubuk Dalam, Desa Tanah Garo, Kecamatan Muaro Tabir, Tebo, Jambi melaksanakan upacara HUT RI ke-75 di halaman Balai Rimba. Foto iNews TV/Budi Utomo
A A A
SAROLANGUN - Orang Rimba sangat memerlukan perhatian khusus. Apalagi di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini yang bisa menyerang siapa saja. Masyarakat yang juga dikenal dengan sebutan Suku Anak Dalam (SAD) ini pun rentan terinfeksi.

“Kami berharap warga SAD dapat memahami dan menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19,” ujar Ketua Yayasan Prakarsa Madani Budi Setiawan saat menggelar kegiatan sosial yang ditujukan untuk warga SAD.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu sendiri merupakan wujud dari kesepakatan 12 institusi yang tergabung dalam Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (FPKS-SAD, atau Forum). Forum yang ditujukan untuk mendorong kemandirian SAD ini berdiri sejak 17 Juni 2019 lalu. (Baca: Wah! Kantor Desa di Lampung Utara Dibangun Mirip Istana Negara)

Selain melibatkan perwakilan Orang Rimba dan pemerintah daerah, perusahaan, kampus maupun LSM, di dalam forum ini juga diisi peran pemerintah pusat yang diwakili Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) serta Direktorat Kawasan Konservasi Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Melalui forum ini, diharapkan institusi-institusi yang tergabung saling berkolaborasi untuk kemandirian masyarakat SAD. Kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada SAD dirancang untuk memenuhi tiga kebutuhan dasar SAD, yaitu ruang penghidupan, pemukiman dan akses layanan pendidikan maupun kesehatan.

“Karena itu, di tengah pandemi ini kami menggelar kegiatan pencegahan COVID-19 kepada masyarakat SAD,” ungkap Budi Setiawan dari Yayasan Prakarsa Madani yang ditunjuk sebagai Sekretariat FPKS-SAD dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (18/11/2020). (Bisa diklik: 7 Rangkaian Kereta Penumpang KA Gajayana Meluncur Tanpa Lokomotif, Nyaris Terjang Pekerja)

Menurutnya, bakti sosial yang diadakan di Kabupaten Sarolangun dan Merangin itu diberikan pada 9 kelompok SAD yaitu Kelompok Nggrip, Nangkus, Afrizal, Bepayung, Melayau Tuo, Bebayang, Sikar, Pak Jang dan Ngepas

Kegiatan utamanya adalah sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya COVID-19 dan langkah-langkah serta pola hidup untuk mencegah diri terinfeksi. Forum juga memberikan bantuan sosial berupa makanan pokok dan perlengkapan kesehatan pribadi seperti vitamin, masker, dan handsanitizier.

“Alhamdulillah, di Kecamatan Air Hitam (lokasi tempat tinggal SAD), sampai saat ini belum ada kasus,” ungkap Chalidi, Staf Ahli Bupati Sarolangun Bidang SDM menyikapi komitmen Forum dan bakti sosial terhadap SAD.

Menurutnya, penyakit ini tidak hanya berbahaya bagi kesehatan tetapi juga bagi ekonomi masyarakat. Itu sebabnya, menurut Chalidi, menyampaikan pentingnya pencegahan untuk memutus penyebaran virus Covid-19 memang sangat diperlukan. “Kita pahami penanganan covid ini perlu keterlibatan semua pihak,” ujar Chalidi menegaskan pentingnya kerja sama banyak institusi.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Rumah Warga Disulap...
Rumah Warga Disulap Jadi Layak Huni, TMMD Kodim Sarko Hidupkan Harapan di Pedalaman Jambi
Siasati Cuaca Esktrem,...
Siasati Cuaca Esktrem, Satgas TMMD Kodim Sarko Perbaiki Jalan Desa hingga Malam
Hadiri Rakorwil, Raja...
Hadiri Rakorwil, Raja Juli Yakin Jambi Jadi Kandang Gajah di Pemilu 2029
20 Ribu Peserta Himpun...
20 Ribu Peserta Himpun 122.554 Pantun, Jambi Ukir Rekor Baru
Internet Cepat Dukung...
Internet Cepat Dukung Transformasi Digital Dua Universitas di Jambi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved