Polda Banten Ringkus 47 Tersangka Maling Motor, 214 Unit Diamankan
Rabu, 18 November 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Ia menghimbau kepada masyarakat, agar tidak membeli atau menggunakan kendaraan yang tidak jelas surat kelengkapannya. Mengingat, kemungkinan besar kendaraan itu dari hasil pencurian.(Baca juga: 4 Hari, Sumatera Barat Diguncang Gempa 7 Kali )
"Masyarakat jangan menggunakan kendaraan bodong, karena di sana ada masyarakat lain yang bersedih kendaraannya di colong. Padahal kredit, coba bayangkan bayar kredit tiap bulan, kendaraannya tidak bisa dinikmati," tuturnya.
Sementara itu, Dirkrimum Polda Bangen Kombes Pol Martri Sonny menerangkan, sejak awal pandemi Covid-19 melanda wilayah Banten, kasus pencurian kendaraan menurun. Namun setelah pemerintah memberlakukan new normal, pelaku kejahatan mulai beraksi kembali. Sehingga, kasus pencurian menuju normal dan meningkat.
"Pada saat pandemi awal dimulai tindak pidana curanmor sekitar Maret sampai Mei curanmor menurun. Saat kembali new normal kembali meningkat kembali menuju normal," terangnya. (Baca juga: Surat Suara Tiba, Polresta Mataram Tambah Personel Jaga di Kantor KPUD )
Ia menjelaskan, pencurian paling banyak biasanya dilakukan di sekitar perumahan, tempat parkir dan tempat umum yang ramai. "Yang paling banyak di perumahan, parkiran dan tempat umum. Mereka memiliki karakter sendiri. Di malam hari atau ditempat keramaian karena masyarakat tidak fokus dan tidak sadar," jelasnya.
"Masyarakat jangan menggunakan kendaraan bodong, karena di sana ada masyarakat lain yang bersedih kendaraannya di colong. Padahal kredit, coba bayangkan bayar kredit tiap bulan, kendaraannya tidak bisa dinikmati," tuturnya.
Sementara itu, Dirkrimum Polda Bangen Kombes Pol Martri Sonny menerangkan, sejak awal pandemi Covid-19 melanda wilayah Banten, kasus pencurian kendaraan menurun. Namun setelah pemerintah memberlakukan new normal, pelaku kejahatan mulai beraksi kembali. Sehingga, kasus pencurian menuju normal dan meningkat.
"Pada saat pandemi awal dimulai tindak pidana curanmor sekitar Maret sampai Mei curanmor menurun. Saat kembali new normal kembali meningkat kembali menuju normal," terangnya. (Baca juga: Surat Suara Tiba, Polresta Mataram Tambah Personel Jaga di Kantor KPUD )
Ia menjelaskan, pencurian paling banyak biasanya dilakukan di sekitar perumahan, tempat parkir dan tempat umum yang ramai. "Yang paling banyak di perumahan, parkiran dan tempat umum. Mereka memiliki karakter sendiri. Di malam hari atau ditempat keramaian karena masyarakat tidak fokus dan tidak sadar," jelasnya.
Lihat Juga :