Sentil Sekda Blora, Ganjar Buktikan Punya Data Perantau Jateng di Jakarta
Minggu, 10 Mei 2020 - 20:37 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuktikan memiliki data perantau yang masih bertahan di Jakarta. FOTO/DOK.HUMAS PEMPROV JATENG
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuktikan memiliki data perantau yang masih bertahan di Jakarta. Tak heran, bila Ganjar dengan keras meminta Sekda Blora Komang Gede Irawadi mundur dari jabatannya karena tak paham jumlah warganya yang menjadi perantau.
"Hasil verifikasi kami terakhir sekitar 26.000 dari sekitar 60.000 lebih data yang masuk ke kami," kata Ganjar, Minggu (10/5/2020).
Menurutnya, pengurangan data jumlah perantau itu karena ada warga yang sudah pulang kampung. Meski demikian, pendataan akan terus dilakukan melalui Badan Penghubung Jateng yang ada di Jakarta agar penyaluran bantuan bisa menjangkau lebih banyak warga. (Baca juga: Viral, Ganjar Minta Sekda Blora Mundur )
“Namun kami minta ini tidak ditutup dulu datanya karena masih banyak yang ingin menyumbang," katanya.
Ganjar menyampaikan, telah menyiapkan bantuan ke Jakarta untuk membantu warga Jateng yang tidak bisa pulang. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta yang pernah menjanjikan memberikan bantuan untuk perantauan Jateng, mamun hingga sekarang bantuan tak kunjung datang.
"Hasil verifikasi kami terakhir sekitar 26.000 dari sekitar 60.000 lebih data yang masuk ke kami," kata Ganjar, Minggu (10/5/2020).
Menurutnya, pengurangan data jumlah perantau itu karena ada warga yang sudah pulang kampung. Meski demikian, pendataan akan terus dilakukan melalui Badan Penghubung Jateng yang ada di Jakarta agar penyaluran bantuan bisa menjangkau lebih banyak warga. (Baca juga: Viral, Ganjar Minta Sekda Blora Mundur )
“Namun kami minta ini tidak ditutup dulu datanya karena masih banyak yang ingin menyumbang," katanya.
Ganjar menyampaikan, telah menyiapkan bantuan ke Jakarta untuk membantu warga Jateng yang tidak bisa pulang. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta yang pernah menjanjikan memberikan bantuan untuk perantauan Jateng, mamun hingga sekarang bantuan tak kunjung datang.
Lihat Juga :