Mantan Komisioner KPU Surabaya: 5 Bentuk Politik Uang yang Patut Diwaspadai
Selasa, 17 November 2020 - 23:37 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak boleh ada toleransi sedikitpun terhadap politik uang . Sekecil apapun, politik uang harus diusut tuntas. Jika ada satu kasus pun yang melibatkan calon dan terbukti di mata hukum, maka calon harus didiskualifikasi dan dibatalkan," tandas alumnus Fakultas Hukum Unair Surabaya ini. (Baca juga: Selasa Pagi Ada Guguran dari Puncak Merapi, Suaranya Bergemuruh )
Di sisi lain, Edward mengingatkan, menggunakan politik uang untuk mencapai tujuan pada akhirnya akan mementingkan kepentingan si calon. Lebih berbahaya lagi jika motivasinya untuk kemudahan akses anggaran negara baik APBN atau APBD.
Pada kondisi ini, rakyat sama sekali diabaikan dan tidak diajak sama-sama memperjuangkan agenda kesejahteraan. Tetapi diarahkan hanya untuk memudahkan calon terpilih, mengutak-atik anggaran yang bersumber pajak untuk dinikmati sendiri bersama kelompoknya.
"Kalau sudah begini, dalam lima tahun calon terpilih akan sibuk mengembalikan semua utang dari para bohir atau bandar politik. Sehingga, ujung-ujungnya mereka berusaha korupsi. Darimana lagi calon dapat uang kalau tidak korupsi," pungkas Edward.
Di sisi lain, Edward mengingatkan, menggunakan politik uang untuk mencapai tujuan pada akhirnya akan mementingkan kepentingan si calon. Lebih berbahaya lagi jika motivasinya untuk kemudahan akses anggaran negara baik APBN atau APBD.
Pada kondisi ini, rakyat sama sekali diabaikan dan tidak diajak sama-sama memperjuangkan agenda kesejahteraan. Tetapi diarahkan hanya untuk memudahkan calon terpilih, mengutak-atik anggaran yang bersumber pajak untuk dinikmati sendiri bersama kelompoknya.
"Kalau sudah begini, dalam lima tahun calon terpilih akan sibuk mengembalikan semua utang dari para bohir atau bandar politik. Sehingga, ujung-ujungnya mereka berusaha korupsi. Darimana lagi calon dapat uang kalau tidak korupsi," pungkas Edward.
(eyt)
Lihat Juga :