Januari - Oktober 2020, China Dominasi Impor di Jawa Timur
Selasa, 17 November 2020 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
Disusul komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan kontribusi 3,79% dengan nilai USD613,40 juta. "Berikutnya adalah komoditas kondensat dengan kontribusi 2,86% dengan nilai sebesar USD462,42 juta," imbuh Umar.
Untuk nilai impor pada bulan Oktober 2020 mencapai USD1,44 miliar atau turun sebesar 17,51% dibandingkan September 2020.
Angka ini juga turun sebesar 25,28%. dibandingkan Oktober 2019. Impor nonmigas Oktober 2020 mencapai USD1,20 miliar atau turun 16,41% dibandingkan September 2020.
Nilai impor nonmigas tersebut turun 22,74% dibanding Oktober 2019. "Untuk impor migas Oktober 2020 sebesar USD246,72 juta, turun sebesar 35,53% dibanding Oktober 2019," tandas Umar.
Sementara itu, secara kumulatif, selama Januari - Oktober 2020, neraca perdagangan Jatim masih defisit sebesar USD341,57 juta. (Baca juga: Cegah Kerumunan Massa, KPU Surabaya Sarankan Kampanye Digital)
Untuk nilai impor pada bulan Oktober 2020 mencapai USD1,44 miliar atau turun sebesar 17,51% dibandingkan September 2020.
Angka ini juga turun sebesar 25,28%. dibandingkan Oktober 2019. Impor nonmigas Oktober 2020 mencapai USD1,20 miliar atau turun 16,41% dibandingkan September 2020.
Nilai impor nonmigas tersebut turun 22,74% dibanding Oktober 2019. "Untuk impor migas Oktober 2020 sebesar USD246,72 juta, turun sebesar 35,53% dibanding Oktober 2019," tandas Umar.
Sementara itu, secara kumulatif, selama Januari - Oktober 2020, neraca perdagangan Jatim masih defisit sebesar USD341,57 juta. (Baca juga: Cegah Kerumunan Massa, KPU Surabaya Sarankan Kampanye Digital)
Lihat Juga :