Khofifah Harapkan Kabupaten Bondowoso Kembangkan Trading House Kopi
Senin, 16 November 2020 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
"Orang-orang pintar dari Bondowoso yang sekarang ini sudah sukses diundang ke Bondowoso. Mereka dikumpulkan diminta akses SDM yang bisa mengelola BUMD Kopi di Bondowoso secara lebih advance. Diperkuat juga jejaring pasar pasca panen, olahan dan kemasan. Bondowoso bisa jadi top of the top penghasil kopi. Saat ini untuk Jatim produksi kopi Bondowoso masuk peringkat empat setelah Banyuwangi, Jember dan Malang," tegas Khofifah .
Khofifah menjelaskan, pengembangan kopi di Bondowoso juga bisa dilakukan dengan akses penanaman atau ekstensifikasi dan intensifikasi. Untuk mendukung kapasitas produksi kopi di Bondowoso, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan sebanyak 100.000 batang bibit kopi , 20.000 kg pupuk organik untuk Kabupaten Bondowoso. (Baca juga: Diduga Kampanye di Masjid, Bawaslu Kota Medan Periksa Salman Alfarisi )
Harapannya akan ada proses penanaman pembibitan kopi lebih banyak dan luas. Sehingga produktivitas kopi Bondowoso bisa lebih banyak lagi. "Jika dikembangkan, maka bisa menjadi sentra andalan dan unggulan Bondowoso dengan produksi kopinya yang secara kualitas terjaga, kuantitas dikembangkan," pungkasnya.
Khofifah menjelaskan, pengembangan kopi di Bondowoso juga bisa dilakukan dengan akses penanaman atau ekstensifikasi dan intensifikasi. Untuk mendukung kapasitas produksi kopi di Bondowoso, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan sebanyak 100.000 batang bibit kopi , 20.000 kg pupuk organik untuk Kabupaten Bondowoso. (Baca juga: Diduga Kampanye di Masjid, Bawaslu Kota Medan Periksa Salman Alfarisi )
Harapannya akan ada proses penanaman pembibitan kopi lebih banyak dan luas. Sehingga produktivitas kopi Bondowoso bisa lebih banyak lagi. "Jika dikembangkan, maka bisa menjadi sentra andalan dan unggulan Bondowoso dengan produksi kopinya yang secara kualitas terjaga, kuantitas dikembangkan," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :