Konsolidasi BUMD Diperkuat, Dharma Jaya Siapkan Strategi Ketahanan Pangan Jakarta
Selasa, 28 April 2026 - 15:52 WIB
loading...
Dharma Jaya memperkuat strategi konsolidasi internal dan kolaborasi antar-BUMD guna menjaga ketahanan pangan Jakarta dalam menghadapi dinamika global, khususnya gangguan pasokan bahan pangan impor. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Perumda Dharma Jaya memperkuat strategi konsolidasi internal dan kolaborasi antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna menjaga ketahanan pangan Jakarta dalam menghadapi dinamika global, khususnya potensi gangguan pasokan bahan pangan impor. Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mendorong konsolidasi BUMD DKI agar dapat berkiprah ke panggung nasional dan internasional.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menuturkan terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan prinsip good corporate governance (GCG) yang menekankan integritas, profesionalisme, dan transparansi.
“Penilaian GCG kami terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Ini menjadi indikator bahwa perbaikan tata kelola berjalan sesuai arah yang diharapkan,” kata Raditya, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Dharma Jaya Tambah Modern Channel
Dalam hal kolaborasi antar-BUMD, koordinasi terus dilakukan terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok. Saat ini, kondisi pasar masih relatif normal, namun kesiapsiagaan tetap ditingkatkan apabila terjadi gejolak.
“Kolaborasi dengan BUMD lain, termasuk Food Station saat ini difokuskan pada penguatan stok dan kegiatan rutin seperti bazar pangan. Jika terjadi gejolak, bentuk kerja sama akan lebih intensif,” ucapnya.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menuturkan terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui penerapan prinsip good corporate governance (GCG) yang menekankan integritas, profesionalisme, dan transparansi.
“Penilaian GCG kami terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Ini menjadi indikator bahwa perbaikan tata kelola berjalan sesuai arah yang diharapkan,” kata Raditya, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Jaga Ketahanan Pangan, Dharma Jaya Tambah Modern Channel
Dalam hal kolaborasi antar-BUMD, koordinasi terus dilakukan terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok. Saat ini, kondisi pasar masih relatif normal, namun kesiapsiagaan tetap ditingkatkan apabila terjadi gejolak.
“Kolaborasi dengan BUMD lain, termasuk Food Station saat ini difokuskan pada penguatan stok dan kegiatan rutin seperti bazar pangan. Jika terjadi gejolak, bentuk kerja sama akan lebih intensif,” ucapnya.
Lihat Juga :