Organisasi Buruh di Maros Deklarasi Dukung Chaidir Syam-Suhartina Bohari
Senin, 16 November 2020 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Ridwan menjelaskan, ada beberapa poin kotrak politik yang telah ditandatangani Chaidir, mulai dari Perda Ketenagakerjaan, pengaktifan LKS Tripartit dan dewan pengupahan, hingga pemberian jaminan sosial bagi pekerja non ASN dan pegawai syara.
"Selain itu, kami sepakat pemerintah nantinya mewajibkan perusahaan di Maros memprioritaskan pekerjanya itu dari Maros minimal 75 persen. Termasuk juga penyeragaman SK bagi honorer," lanjutnya.
Usai penandatanganan itu, Ridwan secara tegas menginstruksikan ke seluruh pengurus baik di tingkat konfederasi, federasi sampai di tingkat perusahaan agar ikut memenangkan pasangan Hati Kita Keren di pilkada Maros ini.
Sementara itu, calon bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, menyejahterakan buruh atau pekerja, sama halnya dengan menyejahterakan masyarakat Maros. Pasalnya, sekitar 80% warga Maros adalah kaum pekerja, baik sektor formal maupun informal.
"Kelas pekerja adalah urat nadi perekonomian, jadi tidak ada alasan bagj kami Hati Kita Keren menolak memperjuangkan hak mereka. Apa lagi Maros sudah masuk dalam desain kawasan industri besar. Selain peluang kerja, perlindungan bagi mereka harus ditegakkan," sebut Chaidir.
"Selain itu, kami sepakat pemerintah nantinya mewajibkan perusahaan di Maros memprioritaskan pekerjanya itu dari Maros minimal 75 persen. Termasuk juga penyeragaman SK bagi honorer," lanjutnya.
Usai penandatanganan itu, Ridwan secara tegas menginstruksikan ke seluruh pengurus baik di tingkat konfederasi, federasi sampai di tingkat perusahaan agar ikut memenangkan pasangan Hati Kita Keren di pilkada Maros ini.
Sementara itu, calon bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, menyejahterakan buruh atau pekerja, sama halnya dengan menyejahterakan masyarakat Maros. Pasalnya, sekitar 80% warga Maros adalah kaum pekerja, baik sektor formal maupun informal.
"Kelas pekerja adalah urat nadi perekonomian, jadi tidak ada alasan bagj kami Hati Kita Keren menolak memperjuangkan hak mereka. Apa lagi Maros sudah masuk dalam desain kawasan industri besar. Selain peluang kerja, perlindungan bagi mereka harus ditegakkan," sebut Chaidir.
Lihat Juga :