Ketua Nahdlatul Ulama Jawa Barat: RUU Larangan Minol Disahkan, Lebih Cepat Lebih Bagus

Minggu, 15 November 2020 - 13:54 WIB
loading...
Ketua Nahdlatul Ulama...
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar, Hasan Nuri Hidayatullah, menilai, pengesahan RUU Larangan Minuman Beralkohol (Minol) menjadi UU akan lebih baik untuk dipercepat. (Foto/SINDOnews/Dok)
A A A
PURWAKARTA - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar, Hasan Nuri Hidayatullah, menilai, pengesahan RUU Larangan Minuman Beralkohol (Minol) menjadi UU akan lebih baik untuk dipercepat.

"Karena semua sepakat bahwa minuman beralkohol membahayakan. Jika memandang sudut pandang ini, maka lebih cepat lebih bagus (disahkan dari RUU menjadi UU) dengan tanpa mengurangi ketelitian dan kecermatan pada sisi tertentu sehingga aman dari sisi hukum,"ungkap Hasan kepada SINDONEWS, Minggu (15/11/2020). (BACA JUGA: Pemilik Lapo Tuak Teriak: Dari Mana Biaya Kuliah Anak Kalau RUU Minol Disahkan)

Menurut dia, harus telitian dan cermat yang dimaksudnya adalah mengenai sanksi kurungan dan denda yang di kenakan. Juga berkaitan dengan jenis-jenis minuman yang dimasukkan dalam RUU tersebut. Sehingga tidak ada celah-celah hukum untuk dilanggar atau dipersoalkan.

"Pandangan saya dari sudut agama dan ke masyarakatan sangat mendukung jika semua dilakukan dalam rangka melindungi masyarakat kita," terangnya.

Di bagian lain, Ketua Lembaga Dakwah Pemuda KNPI Jawa Barat sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Minnatul Huda Plered, Purwakarta, Nizar Maulana Malik, menyatakan, RUU tersebut cukup bagus. Akan tetapi perlu juga ada dorongan untuk membentengi akhlaq. Sebab, dengan adanya ancaman pidana atau denda bukan berarti tidak ada pelanggaran. (BACA JUGA: MUI Minta Pemerintah Tak Tunduk Keinginan Pedagang terkait RUU Minol)

"Dalam ushul fiqih juga ada kaidah menghilangkan kemudharatan itu lebih didahulukan daripada mengambil sebuah kemaslahatan. Larangan minol penting, tapi juga membentengi akhlak lebih penting. Ilustrasi saja, meski di pesantren sudah ditutup pintu gerbang, tetap saja ada santri yang loncat pagar. Tapi minimal sudah ada benteng atau pintu gerbang yang berdiri untuk melindungi para santri,"pungkas dia.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Percayakan Pemotongan...
Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Membantu Maag Sembuh Lebih Cepat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved