Penggunaan Sirekap di Sulsel Tetap Dioptimalkan pada Pilkada 2020

Sabtu, 14 November 2020 - 09:10 WIB
loading...
Penggunaan Sirekap di...
Penggunaan aplikasi sistem informasi rekapitulasi secara elektronik (Sirekap) di Pilkada serentak 2020 di Sulsel tetap dioptimalkan. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Meski aplikasi sistem informasi rekapitulasi secara elektronik (Sirekap) di Pilkada serentak 2020, tak jadi digunakan karena DPR bersama KPU, Bawaslu dan Kemendagri sepakat perhitungan suara tetap dilakukan secara manual.

Sirekap hanya akan menjadi alat bantu penghitungan, rekapitulasi, dan publikasi hasil suara dalam Pilkada serentak 2020 mendatang. Walau begitu, KPU kabupaten/kota di Sulsel berencana tetap memaksimalkan aplikasi Sirekap pada pesta demokrasi tahun ini.

Baca Juga: Batal Pakai Sirekap, Penghitungan Suara Pemilih di Blitar Tetap Manual

"Kita tetap optimalkan, teman-teman (KPU kabupaten/kota) sudah beberapa kali simulasi. Tanggal 21 (November) nanti kita akan simulasi lagi," ucap Komisioner KPU Sulsel, Asram Jaya, Jumat (13/11/2020) kemarin.

Asram mengatakan, agenda simulasi Sirekap pada 21 November 2020 mendatang, tetap digelar. Bahkan agenda tersebut merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan.

"Kita ini sudah praktik. Perhitungannya sudah sampai di kecamatan. Kemarin itu sudah praktik, bahkan persiapan kita sudah sampai 90 persen," kata Asram.

Karena persiapannya yang hampir rampung, Koordinator Divisi Teknis ini tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, bila Sirekap pada akhirnya tak jadi terapkan sebagai rekap utama hasil suara. Asram bahkan yakin perhitungan Sirekap bisa lebih cepat dibanding manual.

Baca Juga: Berpotensi Timbulkan Persoalan Baru, Bawaslu Minta KPU Daftarkan Sirekap ke Kemkominfo

"Bahwa bila ada beberapa yang dimungkinkan ada kesalahan, itu justru bahwa aplikasi ini bisa dikontrol dan bisa dilakukan perbaikan. Tapi kan sudah diputuskan, hanya sebagai alat bantu saja," ujarnya.

Meski demikian, Asram mengaku pihaknya masih akan tetap menunggu PKPU mengenai petunjuk perhitungan suara. Bagaimana posisi Sirekap dalam Pilkada setentak 2020, apakah sebagai alat bantu atau pendamping perhitungan manual.

"Jadi kita tunggu apa betul seperti hasil RDP (rapat dengar pendapat) sebagai alat bantu. Atau ada semacam perkawinan, tidak full sebagai alat bantu, tetapi sebagai alat kontrol," beber Asram.

Komisioner KPU Luwu Utara (Lutra), Hayu Vandy juga mengaku kecewa dengan tak diterapkannya Sirekap di Pilkada serentak 2020. Padahal kata dia, Sirekap ini ialah teroboson dalam menghadapi Pilkada di era digital.

"Sebenarnya kan tujuannya peralihan dari manual ke digitalisasi, mungkin keraguannya pihak luar karena SDM dan terkendala jaringan. Tapi sebenarnya, kalau mau jujur kapan lagi kalau bukan sekarang? Kenapa negara lain bisa e-voting, tapi kita tidak," sebutnya.

Baca Juga: Sirekap Hanya Uji Coba di Pilkada 2020, KPU: Semoga ke Depan Bisa Diterima

Hayu menganggap, penerapan Sirekap sedianya sudah bisa menjadi perhitungan utama hasil suara di Pilkada serentak 2020 ini. Lanjut Hayu, pihaknya sudah melakukan persiapan dengan menggelar beberapa simulasi dan praktik.

Olehnya itu, Hayu menuturkan pihaknya akan tetap mengupayakan pengoptimalan Sirekap. Meski pun di Lutra sendiri ada beberapa kecamatan yang tak didukung jaringan internet secara maksimal, seperti Seko, Rongkong dan Rampi.

"Tetap dipakai nanti, tapi mungkin Sirekap akan sebagai alat bantu. Bimtek terkahir dengan aplikasi, memungkinkan kita memakai jaringan nirkabel atau bluetooth untuk TPS yang tidak ada jaringan. Kita sudah persiapkan semua, sudah bagus, secara aplikasi dan aturan semuanya sudah oke," jelasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum BEM DIY: 2.447...
Forum BEM DIY: 2.447 Anomali Data Sirekap Gelembungkan Suara Paslon Tertentu
Aplikasi Sirekap Bermasalah,...
Aplikasi Sirekap Bermasalah, Rekapitulasi Suara di Gianyar Bali Ditunda Sementara
Perjuangan KPPS Manggarai...
Perjuangan KPPS Manggarai Barat Unggah Hasil Pemilu ke Sirekap, Naik Meja hingga Panjat Pohon
Geger Suara Prabowo-Gibran...
Geger Suara Prabowo-Gibran Tembus 136.000 di Satu TPS, KPU Malang: Sirekap Bukan Acuan
Proses Rekapitulasi,...
Proses Rekapitulasi, KPU Manggarai Timur Keluhkan Aplikasi Sirekap
Pleno Rekapitulasi Penghitungan...
Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilwalkot Semarang, Ini 2 Metode yang Dipakai
Pilkada Kabupaten Bekasi,...
Pilkada Kabupaten Bekasi, PDIP Dorong KPUD Hitung Berdasarkan Dokumen C Hasil di Sirekap
Pernah jadi Sorotan,...
Pernah jadi Sorotan, Sirekap Akan Digunakan Kembali di Pilkada 2024
Sirekap Pilkada Diperbarui,...
Sirekap Pilkada Diperbarui, KPU Jakarta Optimistis Bisa Permudah Proses Rekapitulasi
Rekomendasi
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Berita Terkini
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved