Zona Sebaran Berubah, Kawasan Padat Penduduk Sumbang Kasus COVID-19 Terbanyak
Jum'at, 13 November 2020 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk kecamatan yang padat penduduk, angka terkonfirmasinya memang banyak, seperti Lembang, Ngamprah, dan Padalarang," ucapnya.
Secara keseluruhan, lanjut dia, hingga sekarang kasus sembuh COVID-19 angkanya paling banyak. Yakni mencapai 379, sementara pasien aktif 232, dan meninggal dunia 16. (Baca juga: Transaksi Gaya Baru Narkoba dengan Sistem Tempel Digagalkan Satnarkoba Polresta Tasikmalaya Dibantu Warga)
Dirinya berharap dengan kasus sembuh yang meningkat KBB bisa masuk zona kuning dan hijau. "Dibandingkan antara kasus baru dan sembuh, lebih banyak yang sembuh, semoga itu bisa mendorong jadi zona hijau," tuturnya.
Kepala Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Aas Mochamad Asor mengakui jika wilayahnya masuk zona penyebaran tinggi COVID-19. Selain karena penduduknya yang padat, banyak warganya yang bekerja, sekolah, atau datang dari luar kota. (Baca juga: COVID-19 Mengintai, Ridwan Kamil Intruksikan Pemda Waspadai Libur Panjang Akhir Tahun)
"Di Cilame ada 19 yang terkonfirmasi COVID-19, karena cluster keluarga, datang dari luar kota, atau pulang mesantren," sebutnya.
Secara keseluruhan, lanjut dia, hingga sekarang kasus sembuh COVID-19 angkanya paling banyak. Yakni mencapai 379, sementara pasien aktif 232, dan meninggal dunia 16. (Baca juga: Transaksi Gaya Baru Narkoba dengan Sistem Tempel Digagalkan Satnarkoba Polresta Tasikmalaya Dibantu Warga)
Dirinya berharap dengan kasus sembuh yang meningkat KBB bisa masuk zona kuning dan hijau. "Dibandingkan antara kasus baru dan sembuh, lebih banyak yang sembuh, semoga itu bisa mendorong jadi zona hijau," tuturnya.
Kepala Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Aas Mochamad Asor mengakui jika wilayahnya masuk zona penyebaran tinggi COVID-19. Selain karena penduduknya yang padat, banyak warganya yang bekerja, sekolah, atau datang dari luar kota. (Baca juga: COVID-19 Mengintai, Ridwan Kamil Intruksikan Pemda Waspadai Libur Panjang Akhir Tahun)
"Di Cilame ada 19 yang terkonfirmasi COVID-19, karena cluster keluarga, datang dari luar kota, atau pulang mesantren," sebutnya.
(boy)
Lihat Juga :