COVID-19 Mengintai, Ridwan Kamil Intruksikan Pemda Waspadai Libur Panjang Akhir Tahun
Jum'at, 13 November 2020 - 14:51 WIB
loading...
Ribuan kendaraan kerap memadati ruas jalan menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor saat musim libur tiba. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menginstruksikan seluruh pemerintah daerah (pemda) kabupaten/kota di Jabar mewaspadai peningkatan kasus COVID-19 menjelang libur panjang, akhir tahun ini.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengakui, banyaknya destinasi wisata di provinsi yang dipimpinnya, Jabar berisiko mengalami kenaikan kasus COVID-19, terutama pada masa libur panjang. Menurutnya, kenaikan kasus COVID-19 setelah libur logis sebagai konsekuensi aktivitas warga.
"Dan memang risiko tinggi ada di kita karena penerbangan orang jarang. Sekarang orang berwisata naik sepeda motor atau mobil dan orang Jakarta mayoritas larinya ke Jabar," ujar Kang Emil dalam keterangan resminya, Jumat (13/11/2020).
Oleh karenanya, mengantisipasi libur panjang Natal dan Tahun Baru pada akhir Desember 2020 nanti, Kang Emil meminta pemda kabupaten/kota di Jabar merancang sistem pencegahan terintegrasi, khususnya di tempat-tempat wisata dan pintu masuk daerah.
"Hati-hati dan perbaiki (protokol kesehatan dan pembatasan pengunjung wisata) karena libur panjang akan hadir di bulan Desember," pintanya.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengakui, banyaknya destinasi wisata di provinsi yang dipimpinnya, Jabar berisiko mengalami kenaikan kasus COVID-19, terutama pada masa libur panjang. Menurutnya, kenaikan kasus COVID-19 setelah libur logis sebagai konsekuensi aktivitas warga.
"Dan memang risiko tinggi ada di kita karena penerbangan orang jarang. Sekarang orang berwisata naik sepeda motor atau mobil dan orang Jakarta mayoritas larinya ke Jabar," ujar Kang Emil dalam keterangan resminya, Jumat (13/11/2020).
Oleh karenanya, mengantisipasi libur panjang Natal dan Tahun Baru pada akhir Desember 2020 nanti, Kang Emil meminta pemda kabupaten/kota di Jabar merancang sistem pencegahan terintegrasi, khususnya di tempat-tempat wisata dan pintu masuk daerah.
"Hati-hati dan perbaiki (protokol kesehatan dan pembatasan pengunjung wisata) karena libur panjang akan hadir di bulan Desember," pintanya.
Lihat Juga :