Dianiaya saat Bertugas, Ketua Panwascam Batam Kota Lapor Polisi
Jum'at, 13 November 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian Pelapor mendatangi tim Paslon No urut 1 Cagub dan Cawagub Provinsi Kepri untuk menyampaikan perihal yang sama namun acara tersebut tetap dilakukan dan pada saat acara berlangsung," jelasnya.
Pelapor mengambil Vidio untuk dokumentasi pelapor sebagai tugas pengawasan dan setelah pelapor selesai mengambil video, pelapor didatangi oleh oknum tim kampanye dikarenakan pelapor mengambil video dan juga yang turut memarahi pelapor adalah paslon No urut 1 Cagub Provinsi Kepri.
"Melihat kejadian tersebut, Oknum masyarakat Nias yang berjumlah beberapa orang mendatangi Pelapor dan mengelilingi pelapor sambil marah-marah dan juga ada yang menarik dan mendorong pelapor untuk menjauhi lokasi tersebut dan pada saat itu ada yang memukul pelapor di bagian pipi kanan, perut dan lengan bagian kanan pelapor," bebernya. (Baca: Hutan Segoro Gunung Grobogan Diselimuti Bau Busuk Bangkai).
Namun pelapor tidak mengetahui siapa yang melakukan hal tersebut kepada pelapor, dan pada saat itu ada beberapa Orang dari tim kampanye dan petugas kepolisian yang bertugas mengamankan kegiatan tersebut membantu pelapor agar tidak menjadi sasaran amukan massa. Setelah kejadian tersebut, pelapor ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam Kota untuk berobat dan Visum.
"Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami luka yakni gusi bagian dalam mulut masih sakit dan nyeri pada tulang rusuk," pungkasnya.
Pelapor mengambil Vidio untuk dokumentasi pelapor sebagai tugas pengawasan dan setelah pelapor selesai mengambil video, pelapor didatangi oleh oknum tim kampanye dikarenakan pelapor mengambil video dan juga yang turut memarahi pelapor adalah paslon No urut 1 Cagub Provinsi Kepri.
"Melihat kejadian tersebut, Oknum masyarakat Nias yang berjumlah beberapa orang mendatangi Pelapor dan mengelilingi pelapor sambil marah-marah dan juga ada yang menarik dan mendorong pelapor untuk menjauhi lokasi tersebut dan pada saat itu ada yang memukul pelapor di bagian pipi kanan, perut dan lengan bagian kanan pelapor," bebernya. (Baca: Hutan Segoro Gunung Grobogan Diselimuti Bau Busuk Bangkai).
Namun pelapor tidak mengetahui siapa yang melakukan hal tersebut kepada pelapor, dan pada saat itu ada beberapa Orang dari tim kampanye dan petugas kepolisian yang bertugas mengamankan kegiatan tersebut membantu pelapor agar tidak menjadi sasaran amukan massa. Setelah kejadian tersebut, pelapor ke Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam Kota untuk berobat dan Visum.
"Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami luka yakni gusi bagian dalam mulut masih sakit dan nyeri pada tulang rusuk," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :