Jelang Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka, Sekolah di Lombok Timur Disemprot Disinfektan
Jum'at, 13 November 2020 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini penting dilakukan sebagai bagian dari evaluasi, sehingga pelaksanaan simulasi ini optimal, sembari memastikan semua sekolah harus sudah menyiapkan sarana dan fasilitas sebelum mulai pelaksanaan KBM.
Ia menegaskan, protokol kesehatan dalam pelaksanaan simulasi belajar tatap muka ini, harus dilaksanakan dengan ketat dan tegas. Bila ditemukan ada siswa yang suhu tubuhnya di atas ketentuan, langsung dibawa ke puskesmas. Kalau ditemukan ada sekolah atau kelas tidak ada fasilitas cuci tangan, harus tegas, dibatalkan.
"Kami punya prinsip, berharap yang terbaik, bersiap yang terburuk. Tapi harapan kita kan hasil yang terbaik yang kita capai," tutupnya.
Sebelumnya, Bupati Lombok Timur M Sukiman Azmy telah mengeluarkan surat edaran tentang Simulasi Pembelajaran Tatap Muka yang dimulai tanggal 16 November 2020, dengan berbagai persiapan dan ketentuan untuk mencegah penularan Covid-19.
Ia menegaskan, protokol kesehatan dalam pelaksanaan simulasi belajar tatap muka ini, harus dilaksanakan dengan ketat dan tegas. Bila ditemukan ada siswa yang suhu tubuhnya di atas ketentuan, langsung dibawa ke puskesmas. Kalau ditemukan ada sekolah atau kelas tidak ada fasilitas cuci tangan, harus tegas, dibatalkan.
"Kami punya prinsip, berharap yang terbaik, bersiap yang terburuk. Tapi harapan kita kan hasil yang terbaik yang kita capai," tutupnya.
Sebelumnya, Bupati Lombok Timur M Sukiman Azmy telah mengeluarkan surat edaran tentang Simulasi Pembelajaran Tatap Muka yang dimulai tanggal 16 November 2020, dengan berbagai persiapan dan ketentuan untuk mencegah penularan Covid-19.
(zil)
Lihat Juga :