Kabar Baik, 1.725 Warga di Pulau Madura Sembuh dari COVID-19
Kamis, 12 November 2020 - 22:21 WIB
loading...
A
A
A
Wilayah di Pulau Garam yang pertama kali ada warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 adalah Kabupaten Pamekasan. Menurut Sigit, pada awalnya Pamekasan merupakan kabupaten dengan jumlah paling banyak warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19.
Namun, dalam perkembangannya, Kabupaten Bangkalan meningkat drastis hingga menempati urutan pertama di Pulau Madura dalam jumlah kasus positif COVID-19. "Tapi dalam dua bulan terakhir ini, posisi Bangkalan berubah di urutan kedua, dan yang terbanyak adalah Kabupaten Sumenep," katanya.
Dia menjelaskan, Sumenep sempat berada di zona merah saat tiga kabupaten lainnya, yakni Bangkalan, Sampang dan Pamekasan berubah status dari zona merah ke zona kuning. "Tapi kini Sumenep alhamdulillah, status juga berubah menjadi zona kuning dari sebelumnya berstatus zona merah," kata Sigit.
Penurunan status dalam kasus penyebaran COVID-19 di Pulau Madura ini, karena upaya untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut terus gencar dilakukan. "Disamping itu, antar pemkab di Madura juga saling berkoordinasi. Sehingga berkat upaya yang terintegratif ini, status Madura kini turun dan kami berharap, bisa segera bebas dari penyebaran COVID-19," katanya.
Namun, dalam perkembangannya, Kabupaten Bangkalan meningkat drastis hingga menempati urutan pertama di Pulau Madura dalam jumlah kasus positif COVID-19. "Tapi dalam dua bulan terakhir ini, posisi Bangkalan berubah di urutan kedua, dan yang terbanyak adalah Kabupaten Sumenep," katanya.
Dia menjelaskan, Sumenep sempat berada di zona merah saat tiga kabupaten lainnya, yakni Bangkalan, Sampang dan Pamekasan berubah status dari zona merah ke zona kuning. "Tapi kini Sumenep alhamdulillah, status juga berubah menjadi zona kuning dari sebelumnya berstatus zona merah," kata Sigit.
Penurunan status dalam kasus penyebaran COVID-19 di Pulau Madura ini, karena upaya untuk mencegah penyebaran virus corona tersebut terus gencar dilakukan. "Disamping itu, antar pemkab di Madura juga saling berkoordinasi. Sehingga berkat upaya yang terintegratif ini, status Madura kini turun dan kami berharap, bisa segera bebas dari penyebaran COVID-19," katanya.
(shf)
Lihat Juga :