Waduh, 9 Juta Penduduk Jabar Masih BAB Sembarangan
Kamis, 12 November 2020 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Kabupaten Bandung dari jumlah penduduk 3,93 juta jiwa, terdapat 646,26 ribu jiwa masih BABS. Lebih ironi lagi menurut Faiz Manshur, kawasan Perkotaan di Bandung juga sangat memprihatinkan. (Baca: Baku Tembak dengan Polisi, Perampok di Muba Meregang Nyawa).
Selama sepuluh tahun terakhir pemerintahan Kota Bandung tidak memiliki terobosan khusus guna menjawab problem sanitasi yang akut di Metropolitan Kota Bandung. "Pasalnya sampai saat ini masih terdapat angka yang mencengangkan. Dari 2,25 juta jiwa, terdapat 716,35 ribu jiwa masih Buang Air Besar Sembarangan," tegas dia.
Menurut dia, banyak kepala daerah yang belum cakap mengambil peran dalam pembangunan karena hampir semua pembangunan sering tidak berkorelasi dengan masalah rakyat miskin. (Baca: ASN Bandung Barat Mengira Bupatinya Sedang Sakit, Ternyata Diperiksa KPK).
Menurut Faiz Manshur, kelemahan pemerintah, terutama yang memiliki persinggungan langsung dengan masyarakat yaitu Bupati dan Walikota selama ini minim pengetahuan soal sanitasi sehingga komitmen perjuangannya lemah. “Politisi banyak yang lemah kalau sudah urusan dengan warga miskin sehingga masalah sanitasi belum dijadikan acuan kerja pengentasan kemiskinan,” jelas Faiz.
Padahal menurut Faiz, masalah sanitasi buruk itu sudah menjadi fakta berdampak mengekalkan kemiskinan. "Dengan akses sanitasi yang layak bagi setiap warga, sebagian dari problem kesejahteraan orang miskin akan teratasi," pungkasnya.
Selama sepuluh tahun terakhir pemerintahan Kota Bandung tidak memiliki terobosan khusus guna menjawab problem sanitasi yang akut di Metropolitan Kota Bandung. "Pasalnya sampai saat ini masih terdapat angka yang mencengangkan. Dari 2,25 juta jiwa, terdapat 716,35 ribu jiwa masih Buang Air Besar Sembarangan," tegas dia.
Menurut dia, banyak kepala daerah yang belum cakap mengambil peran dalam pembangunan karena hampir semua pembangunan sering tidak berkorelasi dengan masalah rakyat miskin. (Baca: ASN Bandung Barat Mengira Bupatinya Sedang Sakit, Ternyata Diperiksa KPK).
Menurut Faiz Manshur, kelemahan pemerintah, terutama yang memiliki persinggungan langsung dengan masyarakat yaitu Bupati dan Walikota selama ini minim pengetahuan soal sanitasi sehingga komitmen perjuangannya lemah. “Politisi banyak yang lemah kalau sudah urusan dengan warga miskin sehingga masalah sanitasi belum dijadikan acuan kerja pengentasan kemiskinan,” jelas Faiz.
Padahal menurut Faiz, masalah sanitasi buruk itu sudah menjadi fakta berdampak mengekalkan kemiskinan. "Dengan akses sanitasi yang layak bagi setiap warga, sebagian dari problem kesejahteraan orang miskin akan teratasi," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :