Warga Magelang Gempar, Ada Awan Mirip Semar di Atas Merapi
Kamis, 12 November 2020 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan, menurut prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa, awan yang berbentuk mirip sosok atau sesuatu itu sebagai fenomena alam biasa.
"Masyarakat umum menyebut awan ini sebagai awan topi, awan tudung atau juga awan kanopi karena seolah menjadi penutup yang menyelubungi puncak gunung," paparnya. (Baca juga: Gunung Merapi Siaga, BNPB: 1.294 Pengungsi di Empat Kabupaten Sudah Dievakuasi )
Awan Lenticularis mulai terbentuk saat arus angin yang mengalir sejajar permukaan bumi mendapat hambatan dari obyek tertentu seperti pegunungan. Akibat hambatan tersebut, arus udara tersebut bergerak naik secara vertikal menuju puncak awan. "Biasa terjadi saat angin kencang bertiup melintasi puncak gunung ," jelasnya.
"Masyarakat umum menyebut awan ini sebagai awan topi, awan tudung atau juga awan kanopi karena seolah menjadi penutup yang menyelubungi puncak gunung," paparnya. (Baca juga: Gunung Merapi Siaga, BNPB: 1.294 Pengungsi di Empat Kabupaten Sudah Dievakuasi )
Awan Lenticularis mulai terbentuk saat arus angin yang mengalir sejajar permukaan bumi mendapat hambatan dari obyek tertentu seperti pegunungan. Akibat hambatan tersebut, arus udara tersebut bergerak naik secara vertikal menuju puncak awan. "Biasa terjadi saat angin kencang bertiup melintasi puncak gunung ," jelasnya.
(eyt)
Lihat Juga :