Pandemi COVID-19, Pilkada Serentak 2020 Dinilai Kurang Heroik
Kamis, 12 November 2020 - 07:14 WIB
loading...
A
A
A
Bambang khawatir, kondisi tersebut berlanjut sampai pada pemungutan suara 9 desember 2020 nanti. Kalau kondisinya seperti ini, dikhawatirkan antusiasme masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) persentasenya kecil.
Lebih jauh Bambang mengatakan, meski banyak sisi kekurangan, namun pelaksanaan pilkada di masa pandemi tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan masyarakat.
"Jangan korbankan kesehatan, bahkan nyawa masyarakat hanya untuk kepentingan politik dalam pilkada. Saya juga mengapresiasi penyelenggara yang mengupayakan alat- alat pendukung penerapan protokol kesehatan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat menuturkan, pelaksanaan pilkada serentak 2020 yang berlangsung di tengah pandemi menghadirkan tantangan bagi jajaran penyelenggara.
Selain mengedepankan persoalan keamanan pemilih dari risiko penularan COVID-19, penyelenggara juga harus memastikan masyarakat tetap antusias untuk mengikuti berbagai tahapan hingga pelaksanan pemungutan suara pada 9 Desember nanti.
Lebih jauh Bambang mengatakan, meski banyak sisi kekurangan, namun pelaksanaan pilkada di masa pandemi tetap mengedepankan keamanan dan keselamatan masyarakat.
"Jangan korbankan kesehatan, bahkan nyawa masyarakat hanya untuk kepentingan politik dalam pilkada. Saya juga mengapresiasi penyelenggara yang mengupayakan alat- alat pendukung penerapan protokol kesehatan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat menuturkan, pelaksanaan pilkada serentak 2020 yang berlangsung di tengah pandemi menghadirkan tantangan bagi jajaran penyelenggara.
Selain mengedepankan persoalan keamanan pemilih dari risiko penularan COVID-19, penyelenggara juga harus memastikan masyarakat tetap antusias untuk mengikuti berbagai tahapan hingga pelaksanan pemungutan suara pada 9 Desember nanti.
Lihat Juga :