Pemulung Ini Malah Berharap Ditangkap Satpol PP, Kenapa?

Minggu, 10 Mei 2020 - 07:02 WIB
loading...
Pemulung Ini Malah Berharap...
Sutrisno bersama anaknya saat istirahat dipinggir jalan Ir. Soekarno Surabaya, Sabtu (9/5/2020). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Bagi kebanyakan orang yang mengais rejeki di jalanan biasanya alergi dengan kehadiran satpol PP. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus kucing-kucingan dengan petugas penegak perda itu supaya tidak dicakup.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Sutrisno. Di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya yang mengharuskan seseorang tetap berada di rumah untuk memutus rantai penularan virus Corona, ia tetap berkeliaran di jalanan. Maklum, laki-laki paruh baya tersebut memang mengandalkan mata pencaharianya dengan mengais sampah untuk dijual ke pengepul.

Bersama anaknya yang masih duduk di kelas tiga Sekolah Dasar (SD), pemulung asal Gresikan, Surabaya ini seolah tak mengindahkan aturan dan terus menjalankan aktifitas seperti biasa.

Sutrisno mengaku, dirinya terpaksa tetap memulung dan melawan rasa takut terhadap wabah Corona, karena harus mencukupi kebutuhan pokok keluarganya. Apalagi hingga saat ini keluarganya belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, padahal beberapa waktu lalu sempat didata.

"Memang ini PSBB, saya nekat turun ke jalan. Kalau gak gitu gak makan makan," tuturnya lirih seolah menghemat tenaga karena puasa.

Bapak tiga anak ini berharap, ia dan anaknya terjaring razia PSBB dan dibawa ke dinas sosial. Dengan begitu, ia bisa mencurahkan isi hatinya kepada pemerintah kota Surabaya.

"Saya pengen dicakup Satpol PP. Biar kalau dicakup saya dibawa ke dinsos terus di data bantuan. Sehingga saya juga bisa ketemu sama bu Risma dan minta bantuan, sehingga memperhatikan orang-orang kecil kayak saya," ujarnya.

Di sisi lain, Sutrisno juga mengaku ada kekawatiran jika dirinya terpapar virus Corona. Apalagi ia membawa serta anaknya yang masih kecil untuk membantunya mengais rejeki. Supaya terhindar dari virus, Sutrisno membekali anaknya dengan masker dan pelindung wajah yang terbuat dari galon.

"Biasanya kami mulung sama ibu. Ini mumpung gak sekolah, mau belajar online toh gak punya paketan internet. Jadi ibunya menjaga dua anak saya dirumah," kata dia.

Meskipun mengajak anaknya memulung, namun Sutrisno tidak ingin anaknya nantinya juga menjadi seorang pemulung. Ia menaruh harapan besar supaya anaknya jadi orang sukses.

“Ini anak saya mas, dia kan generasi penerus bangsa. Boleh lah bapaknya pemulung sampah, tapi kan sapa tau dia nanti jadi orang sukses," pungkas Sutrisno.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger! Seorang Tunawisma...
Geger! Seorang Tunawisma di Sidoarjo Bawa Uang Tunai Rp6 juta di Karung Sampah
Bhabinkamtibmas Diminta...
Bhabinkamtibmas Diminta Optimal Awasi Penerapan PPKM di Pematangsiantar
Terjepit di Antara Wilayah...
Terjepit di Antara Wilayah PSBB, Purwakarta Lanjutkan Adaptasi Kebiasaan Baru
Jelang PSBB di Surabaya...
Jelang PSBB di Surabaya dan Malang, Ini Harapan Driver Online
PSBB, Kapasitas Pengunjung...
PSBB, Kapasitas Pengunjung Resto dan Warkop di Surabaya Dibatasi Maksimal 25%
Siapkan Aturan Sesuaikan...
Siapkan Aturan Sesuaikan PSBB Jawa-Bali, Sekda Banten: Diterapkan Sanksi Jika Melanggar
5 Rekomendasi Tempat...
5 Rekomendasi Tempat Wisata Sejuk di Kota Surabaya
Tarif Tol Surabaya-Gempol...
Tarif Tol Surabaya-Gempol Mengalami Penyesuaian, Ini Daftarnya
Pengemis di Bogor yang...
Pengemis di Bogor yang Meraup Omzet Rp56 Juta Dijemput Keluarga
Rekomendasi
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved