Dinas PUPR Buka Akses Jalan untuk Atasi Keterisolasian, DPRD Kobar Apresiasi Pemdes Rangda

Kamis, 12 November 2020 - 08:37 WIB
loading...
Dinas PUPR Buka Akses...
Akses jalan desa yang dibuka Dinas PUPR Kotawaringin Barat (Kobar) untuk mengatasi keterisolasian desa, dipuji DPRD Kobar.Foto/iNews/Sigit Dzakwan
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteg), mengapresiasi Dinas PUPR Kobar yang telah membuka akses jalan di Desa Rangda untuk mengatasi ketersisolasian di wilayah Kecamatan Arut Selatan. (Baca juga: Ini Kronologi Driver Ojol Berpistol Rampok SPBU Benoa Denpasar)

Wakil Ketua II DPRD Kobar Bambang Suherman mengatakan, Desa Rangda merupakan desa yang paling jauh dan masih tertinggal pembangunan di wilayah Kecamatan Arut Selatan. (Baca juga: Perekam Video Kampanye Menggunakan Atribut TNI Diperiksa Polisi)

"Kami sangat mengapresiasi Kepada Desa Rangda yang bekerja sama dengan pihak ketiga dalam meningkatkan infrastruktur jalan, hal ini merupakan terobosan terbaru yang dilakukan pemerintahan desa, tinggal nantinya dilanjutkan oleh pemerintah daerah," ujar Bambang, Rabu 11 November 2020.

Menurutnya, selama ini warga Desa Rangda saat menuju Kota Pangkalan Bun kurang lebih 100 km dan harus melintasi jalan perusahaan. Hal ini yang menyebabkan Desa Rangda masih tertinggal, baik infrastruktur maupun penerangan listrik.

"Gebrakan yang dilakukan Desa Rangda dengan membuka akses menuju km 20, jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama yang bisa ditempuh hanya 13 km. Sebab selama ini warga Desa Rangda, untuk menuju kota harus melewati kebun sawit milik CBI yang tembus ke Desa Runtu, ini memakan waktu yang cukup lama.”

Ke depannya lanjut Bambang, pemerintah daerah tinggal merubah status kawasan yang digunakan pembukaan akses infrastruktur jalan Desa Rangda tersebut. Sebab akses jalan yang baru menggunakan kawasan hutan produksi, sehingga perlu dirubah menjadi kawasan hutan APL.

"Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas PUPR Kobar, dengan berbagai terobosan melakukan inovasi dalam meningkatkan infrastruktur jalan. Sebab dengan pembukaan wilayah yang terisolasi seperti Desa Rangda melalui program konsorsium, maka kedepannya Desa Rangda akan lebih maju pembangunannya.”

Di tempat terpisah, Kepala Dinas PUPR Kobar Juni Gultom mengatakan, pembangunan jalan baru di Desa Rangda merupakan replikasi konsorsium di tingkat desa secara mandiri.

"Tentunya semua pembangunan infrastruktur bukan hanya tanggung jawab pemda, tapi merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat, provinsi sampai kabupaten, kecamatan dan desa,” pungkasnya.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Instruksi Gubernur Sumsel...
Instruksi Gubernur Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintasi Jalan Raya Menyulitkan Rakyat
Infrastruktur Terputus,...
Infrastruktur Terputus, Ary Buraen Turun Tangan dan Dorong Pemda Kupang Bergerak Cepat
Menhan dan Satgas PKH...
Menhan dan Satgas PKH Ambil Alih 1.699 Ha Lahan Tambang Ilegal di Kalteng
Sejumlah Jalan di Jakarta...
Sejumlah Jalan di Jakarta Terendam Banjir usai Diguyur Hujan
Cuti Bersama Nyepi-Lebaran...
Cuti Bersama Nyepi-Lebaran 2026, Arus Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Ramai Lancar
Memanusiakan Jalan Raya:...
Memanusiakan Jalan Raya: Lebih dari Sekadar Aspal dan Marka
Ketua DPW PPP Kalteng...
Ketua DPW PPP Kalteng Diberhentikan Mendadak, Ada Apa?
Kepincut Program MBG...
Kepincut Program MBG hingga Kampung Haji, PPP Kalteng Dukung Prabowo 2 Periode
Rekomendasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved