Rusia Peringati Hari Kemenangan Perang Dunia II Lebih Sederhana
Sabtu, 09 Mei 2020 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
Dalam perayaan yang lebih sederhana, Putin akan meletakkan karangan bunga di bekas medan perang Eternal Flame, di luar dinding Kremlin dan memberikan pidato. “Kembang api akan dinyalakan di penjuru Rusia saat sebagian besar negara itu masih lockdown,” ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia.
Angkatan udara Rusia akan terbang di atas lebih dari 47 kota, serta di pangkalan militer di Suriah, dengan iringan sejumlah jet dan helikopter, termasuk jet tempur siluman Sukhoi Su-57 yang menjadi pesawat tercanggih Rusia.
Prosesi publik mengenang partisipasi Soviet dalam perang itu biasanya digelar pada 9 Mei. Namun kini acara digelar online dengan sejumlah orang mengunggah foto anggota keluarga dan menceritakan kisah perang mereka.
Pada malam perayaan, Putin mengirim surat ucapan selamat pada banyak pemimpin bekas republik Soviet, serta pada pemimpin Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Prancis.
Dalam pesan untuk para pemimpin asing, Putin menyatakan negara-negara mereka harus membangun kerja sama dengan Uni Soviet dan Sekutu saat hubungan Moskow dan Barat masih memanas. “Ini pengalaman kerja sama tak ternilai yang sangat dibutuhkan bahkan sekarang,” tulis Putin pada Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson.
Angkatan udara Rusia akan terbang di atas lebih dari 47 kota, serta di pangkalan militer di Suriah, dengan iringan sejumlah jet dan helikopter, termasuk jet tempur siluman Sukhoi Su-57 yang menjadi pesawat tercanggih Rusia.
Prosesi publik mengenang partisipasi Soviet dalam perang itu biasanya digelar pada 9 Mei. Namun kini acara digelar online dengan sejumlah orang mengunggah foto anggota keluarga dan menceritakan kisah perang mereka.
Pada malam perayaan, Putin mengirim surat ucapan selamat pada banyak pemimpin bekas republik Soviet, serta pada pemimpin Inggris, Amerika Serikat (AS) dan Prancis.
Dalam pesan untuk para pemimpin asing, Putin menyatakan negara-negara mereka harus membangun kerja sama dengan Uni Soviet dan Sekutu saat hubungan Moskow dan Barat masih memanas. “Ini pengalaman kerja sama tak ternilai yang sangat dibutuhkan bahkan sekarang,” tulis Putin pada Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson.
(don)
Lihat Juga :