Sempat Terpuruk Dihajar Pandemi, Bisnis Travel Mulai Menggeliat
Rabu, 11 November 2020 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
"Salah atau cara kami agar tatap survive adalah membuka cabang baru. Ini cara untuk mengcover market baru di Jakarta Selatan di blok M. Kawasan ini sudah lama jadi kawasan legendaris dan jadi tujuan dari berbagai daerah, terutama Bandung," beber dia.
Hingga akhir tahun, pihaknya rencananya akan menambah atau outlet lainnya. Sehingga nantinya total ada 24 outlet di Jakarta dan Bandung. Strategi ini, kata dia, akan terus dijalankan, mengingat persaingan shuttle yang cukup tinggi.
"Bandung dan Jakarta adalah kota niaga. Bandung adalah kota penyangga Jakarta dan kota terbesar ketiga di Jawa. Sehingga titik niaga berputar terus. Bisnis kiiriman kami juga terus naik, karena banyaknya UMKM Bandung yang melakukan delivery ke Jakarta," katanya.
Lintas Shuttle, lanjut dia, menerapkan standar pelayanan maksimal kepada penumpang melalui outlet ber AC serta dukungan 100 armada dengan 100 jadwal rute setiap harinya
Hingga akhir tahun, pihaknya rencananya akan menambah atau outlet lainnya. Sehingga nantinya total ada 24 outlet di Jakarta dan Bandung. Strategi ini, kata dia, akan terus dijalankan, mengingat persaingan shuttle yang cukup tinggi.
"Bandung dan Jakarta adalah kota niaga. Bandung adalah kota penyangga Jakarta dan kota terbesar ketiga di Jawa. Sehingga titik niaga berputar terus. Bisnis kiiriman kami juga terus naik, karena banyaknya UMKM Bandung yang melakukan delivery ke Jakarta," katanya.
Lintas Shuttle, lanjut dia, menerapkan standar pelayanan maksimal kepada penumpang melalui outlet ber AC serta dukungan 100 armada dengan 100 jadwal rute setiap harinya
(msd)
Lihat Juga :