Ada Suara Gemuruh Dari Merapi, BPPTKG: Guguran Material Lama
Rabu, 11 November 2020 - 04:39 WIB
loading...
A
A
A
Ia meluruskan kabar Gunung Merapi memuntahkan guguran. Sebab saat ini, Gunung Merapi belum muntah, sehingga material baru belum ada. Dengan demikian, guguran itu dari tebing-tebing yang dulu telah terbentuk. Material lama yang ada di puncak, karena adanya tekanan magma dari bawah akhirnya agak miring, tidak stabil dan terjadi guguran.
Sejauh ini, aktivitas gunung yang ada di perbatasan Jawa Tengah, dan Yogyakarta, ini cukup fluktuatif. Khususnya dari pengukuran, terutama pemendekan jarak masih terjadi. "Pengukurannya dari Pos Babadan, secara intensif setiap satu jam sekali," bebernya.
Sementara dalam SOP yang biasanya dilakukan sehari dua kali, kini dilakukan setiap jam. Saat siaga Gunung Merapi , seksi Gunung Merapi BPPTKG diperbantukan untuk mengawal. Sehingga pemantauan terus menerus dilaksanakan selama 24 jam.
Kondisi Gunung Merapi juga dipantau melalui CCTV di berbagai titik mulai dari puncak hingga sungainya. Seperti dari Pasar Bubar, Kali Boyong, Kali Opak dan lainnya. "Itu untuk mengantisipasi kalau terjadi lahar," ungkapnya lebih jauh. (Baca juga: Timses Bupati Pelalawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkotika Internasional )
Termasuk pemantauan dari Gunung Merbabu menyorot ke Gunung Merapi . Melalui CCTV, pemantauan dilakukan real time. Pada 3 November 2020 kemarin, juga dilakukan survei dari Pasar Bubar untuk pengambilan foto udara kawasan puncak Gunung Merapi .
Sejauh ini, aktivitas gunung yang ada di perbatasan Jawa Tengah, dan Yogyakarta, ini cukup fluktuatif. Khususnya dari pengukuran, terutama pemendekan jarak masih terjadi. "Pengukurannya dari Pos Babadan, secara intensif setiap satu jam sekali," bebernya.
Sementara dalam SOP yang biasanya dilakukan sehari dua kali, kini dilakukan setiap jam. Saat siaga Gunung Merapi , seksi Gunung Merapi BPPTKG diperbantukan untuk mengawal. Sehingga pemantauan terus menerus dilaksanakan selama 24 jam.
Kondisi Gunung Merapi juga dipantau melalui CCTV di berbagai titik mulai dari puncak hingga sungainya. Seperti dari Pasar Bubar, Kali Boyong, Kali Opak dan lainnya. "Itu untuk mengantisipasi kalau terjadi lahar," ungkapnya lebih jauh. (Baca juga: Timses Bupati Pelalawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkotika Internasional )
Termasuk pemantauan dari Gunung Merbabu menyorot ke Gunung Merapi . Melalui CCTV, pemantauan dilakukan real time. Pada 3 November 2020 kemarin, juga dilakukan survei dari Pasar Bubar untuk pengambilan foto udara kawasan puncak Gunung Merapi .
(eyt)
Lihat Juga :