Tim Pemenangan Indah-Suaib Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang
Senin, 09 November 2020 - 16:08 WIB
loading...
Juru Bicara Indah Putri Indriani-Suaib Mansur, Hikmawan Pasalo. Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Tim pemenangan pasangan Indah Putri Indriani -Suaib Mansur mengajak masyarakat memilih kandidat berdasarkan hati nurani, visi misi, dan program unggulan saat pemilihan 9 Desember mendatang. Bukan memilih karena politik uang .
“Kami mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menolak segala bentuk politik uang , dalam setiap pertemuan terbatas kami bersama masyarakat pada tahapan masa kampanye ini sejak 26 September 2020 paslon BISA, baik Itu Ibu Indah Putri Indriani maupun Bapak Suaib Mansur selalu menyampaikan bahwa dalam pilkada serentak 2020 kali ini mari kita ciptakan dua pilkada sehat,” kata Juru Bicara Indah-Suaib, Hikmawan Pasalo, Senin, (9/11/2020).
Baca juga: Hadir di Sosialisasi Indah-Suaib, Tokoh Adat Luwu Utara Salam Dua Jari
Dua pilkada sehat yang ingin diciptakan pasangan Indah-Suaib, pertama sehat dari pandemi COVID-19 . Kedua, Sehat demokrasinya tanpa ujaran kebencian dan politik uang.
Hikmawan menjelaskan, pilkada serentak 2020 ini merupakan pesta rakyat, bagi paslon BISA, pesta rakyat tidak dirayakan dengan saling menghujat, menyebarkan informasi bohong atau hoaks pasangan calon lain, ataupun menjelekkan rival.
“Kami mengajak dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menolak segala bentuk politik uang , dalam setiap pertemuan terbatas kami bersama masyarakat pada tahapan masa kampanye ini sejak 26 September 2020 paslon BISA, baik Itu Ibu Indah Putri Indriani maupun Bapak Suaib Mansur selalu menyampaikan bahwa dalam pilkada serentak 2020 kali ini mari kita ciptakan dua pilkada sehat,” kata Juru Bicara Indah-Suaib, Hikmawan Pasalo, Senin, (9/11/2020).
Baca juga: Hadir di Sosialisasi Indah-Suaib, Tokoh Adat Luwu Utara Salam Dua Jari
Dua pilkada sehat yang ingin diciptakan pasangan Indah-Suaib, pertama sehat dari pandemi COVID-19 . Kedua, Sehat demokrasinya tanpa ujaran kebencian dan politik uang.
Hikmawan menjelaskan, pilkada serentak 2020 ini merupakan pesta rakyat, bagi paslon BISA, pesta rakyat tidak dirayakan dengan saling menghujat, menyebarkan informasi bohong atau hoaks pasangan calon lain, ataupun menjelekkan rival.
Lihat Juga :